Jokowi Akan Kenakan Pajak Ekspor Nikel Tahun Ini

tim | CNN Indonesia
Jumat, 19 Agu 2022 19:19 WIB
Pemerintah akan mengenakan pajak atas ekspor nikel mulai tahun ini supaya sumber daya alam bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan RI. Pemerintah akan mengenakan pajak atas ekspor nikel mulai tahun ini supaya sumber daya alam bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan RI. (ANTARA FOTO/JOJON).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengenakan pajak atas ekspor nikel mulai tahun ini untuk meningkatkan pendapatan negara.

Mengutip Reuters, Jumat (19/8), wacana ini muncul seiring dengan rencana Jokowi yang menginginkan Indonesia jadi produsen mobil listrik. Pengenaan pajak ia harapkan bisa membuat nikel bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk membuat baterai kendaraan listrik di dalam negeri.

Agar itu bisa terwujud, Jokowi belum lama ini sudah meminta produsen kendaraan listrik Tesla untuk memproduksi mobilnya, serta baterai di negara ini.

Tapi di tengah keinginan itu, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan justru mengatakan Tesla malah membeli nikel dari Indonesia. Mereka telah membuat kesepakatan senilai sekitar US$5 miliar untuk membeli produk nikel dari perusahaan pengolahan nikel yang beroperasi di Morowali, Indonesia, di pulau Sulawesi.

Bahan nikel akan digunakan dalam baterai lithium Tesla. Luhut menambahkan kementeriannya masih bernegosiasi dengan Tesla. Tetapi Musk masih sibuk dengan urusannya mengenai Twitter.

Adapun perusahaan yang telah berinvestasi dalam manufaktur kendaraan listrik di Indonesia adalah Toyota Motor Corp, Mitsubishi Motors Corp, dan Hyundai Motor Group asal Korea Selatan.

Kemudian, ada SGMW Motor Indonesia, bagian dari joint venture SAIC Motor Corp Ltd 600104.SS, General Motors Co GM.N dan Wuling Motors 0305.HK yang membangun pabrik perakitan kendaraan listrik di Indonesia.

[Gambas:Video CNN]



(dzu/agt)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER