Penjelasan Tokopedia soal Wajib Registrasi Tabungan Emas

tim | CNN Indonesia
Selasa, 27 Sep 2022 17:04 WIB
Tokopedia memberikan penjelasan mengenai wajib registrasi offline tabungan emas ke Kantor Cabang Pegadaian terdekat paling lambat 29 September 2022. Tokopedia memberikan penjelasan mengenai wajib registrasi offline tabungan emas ke Kantor Cabang Pegadaian terdekat paling lambat 29 September 2022. Ilustrasi. (Dok. Tokopedia).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Tokopedia menjelaskan soal kewajiban registrasi offline tabungan emas ke kantor cabang PT Pegadaian.

Head of Investment and Insurance Tokopedia Ruth Afrita mengungkapkan dalam rangka meningkatkan kualitas pengalaman pengguna 'Tokopedia Emas', khususnya pada produk Pegadaian Tabungan Emas, sejak 29 Maret 2022 Tokopedia telah menginformasikan kepada pengguna untuk melakukan registrasi offline melalui cabang Pegadaian terdekat paling lambat hingga 29 September 2022 melalui berbagai kanal komunikasi resmi.

"Apabila pengguna tidak melakukan registrasi offline, akun Pegadaian Tabungan Emas milik pengguna akan dibekukan maksimal 12 bulan sejak batas akhir waktu registrasi offline (29 September 2022)," ujar Ruth dalam keterangannya, Selasa (27/9).

Saat dibekukan, sambung Ruth, pengguna tidak bisa melakukan jual-beli emas. Namun, pengguna bisa kembali bertransaksi jika pengguna melakukan registrasi offline.

Jika setelah 12 bulan pengguna tetap tidak melakukan registrasi offline (KYC offline), maka akun Pegadaian Tabungan Emas milik pengguna akan ditutup. Kemudian, saldo emas akan otomatis dijual.

"Saldo emas akan otomatis dijual (bukan hangus) dengan harga jual aktual yang tertera pada saat batas akhir waktu registrasi offline, serta akan diteruskan oleh Tokopedia kepada pengguna melalui saldo penghasilan," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

CATATAN REDAKSI: Berita ini merupakan hak jawab dari berita berjudul "Waspada, Emas di Tokopedia Bisa Dibekukan Jika Tak Registrasi".

(sfr/bir)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER