DJP Berhasil Himpun Pajak Kripto Rp191 M Sampai Oktober 2022

tim | CNN Indonesia
Rabu, 30 Nov 2022 06:42 WIB
Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan berhasil menghimpun pajak kripto Rp191,11 miliar pada 2022 ini. Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan berhasil menghimpun pajak kripto Rp191,11 miliar pada 2022 ini. ( iStockphoto).
Batam, CNN Indonesia --

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan berhasil menghimpun pajak kripto Rp191,11 miliar pada 2022 ini.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Neilmaldrin Noor mengatakan pajak tersebut dihimpun sejak pemerintah memungut pada Juni 2022 lalu hingga Oktober 2022 kemarin.

Ia merinci pajak kripto Rp191,11 miliar itu berasal dari dua sumber. Pertama, PPh Pasal 22 atas transaksi aset kripto melalui Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) dalam negeri sebesar Rp91,40 miliar.

"Kedua, PPn dalam negeri atas pemungutan oleh bendaharawan sebesar Rp99,71 miliar," katanya di Kantor Wilayah Ditjen Pajak Kepulauan Riau, Batam Selasa (29/11).

Selain menghimpun pajak kripto, ia menambahkan Direktorat Jenderal Pajak pada periode tersebut juga berhasil mengumpulkan pajak Rp148,6 miliar dari pajak fintech-P2P Lending

Pajak itu berasal dari PPh Pasal 23 atas bunga pinjaman yang diterima oleh wajib pajak dalam negeri (WPDN) dan bentuk usaha tetap (BUT) sebesar Rp101,39 miliar

Pajak juga berasal dari PPH pasal 26 atas bunga pinjaman yang diterima wajib pajak di luar negeri sebesar Rp47,21 miliar.

[Gambas:Video CNN]



(agt/sfr)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER