Bos Goto Patrick Walujo Layat ke Rumah Ojol Dilindas Rantis Brimob
Direktur Utama GoTo Patrick Walujo ikut melayat ke rumah duka Affan Kurniawan, driver ojek online (ojol) yang meninggal setelah dilindas mobil kendaraan taktis (Rantis) Brimob di Jakarta Pusat, Kamis (28/8).
Pantauan CNNIndonesia.com pada Jumat (29/8), Patrick tiba di rumah duka di kawasan Menteng sekitar pukul 7.45 WIB. Ia langsung menemui keluarga korban dan menyampaikan belasungkawa.
"Tentunya sebagai mitra dari almarhum, kita akan melakukan pendampingan, termasuk bantuan hukum. Nanti detailnya kita akan evaluasi," kata Patrick ditemui di rumah duka di Menteng, Jakarta Pusat.
Ia menegaskan GoTo berkomitmen membantu keluarga Affan dalam proses pemakaman. Patrick juga berjanji menunaikan seluruh kewajiban perusahaan selaku mitra almarhum.
Di lain sisi, Bos GoTo itu mengimbau para driver ojol untuk tetap tenang dalam situasi duka ini.
"Atas nama seluruh keluarga besar Gojek dan GoTo, saya mengimbau di masa duka ini bagi seluruh mitra untuk tetap tenang, kita tetap menjaga keamanan dan ketertiban," tuturnya.
"Kita mengerti bahwa semua mitra juga turut bersedih terhadap insiden ini, tapi kita serahkan semuanya kepada proses yang ada di negeri kita," sambung Patrick.
Affan adalah driver ojol yang menjadi korban meninggal dunia setelah dilindas mobil kendaraan taktis (Rantis) Brimob di Jakarta Pusat.
Hafidz (40) yang merupakan salah satu rekan sesama driver ojol memaparkan kronologis kejadian meninggalnya Affan Kurniawan. Ia mengatakan sejatinya Affan tidak ikut unjuk rasa.
Saat kejadian, Affan sedang bekerja.
"Saat itu (Affan) gak ikut demo, lagi nganter orderan GoFood. Itu dia lagi nyebrang, nah mobil barakuda (Rantis Brimob) ngebut, jadi kelindas di situ," tutur Hafidz soal kronologis kejadian.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji akan mengusut tuntas insiden ini. Ia juga meminta maaf kepada komunitas ojek online dan menegaskan pelaku yang terlibat akan dihukum secara tegas.
(skt/agt)