Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan pihaknya siap menghentikan pasokan importir food tray untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) apabila ditemukan mengandung unsur babi.
"Kalau misalnya terbukti ada, ya kita stop supplier-nya yang kalau pabriknya mengandung babi," ujar Budi saat konferensi pers di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (29/8).
Ia menjelaskan saat ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) masih menunggu hasil inspeksi yang dilakukan, salah satunya oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Budi, persoalan dugaan adanya minyak babi dalam silikon food tray impor tidak terkait langsung dengan aturan di Kemendag.
Meski demikian, Budi menekankan perlunya penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib untuk food tray agar kualitas dan keamanannya terjamin.
"Kami mendorong supaya food tray itu dikenakan SNI wajib," ucapnya.
Budi menambahkan pemerintah akan terlebih dahulu memastikan siapa pemasok produk tersebut sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
"Makanya kita inspeksi dulu yang mana, supplier-nya siapa. Kan cari supplier yang enggak ada minyak babinya misalnya. Kita bisa cari solusi," katanya.
Sebelumnya, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) bersama sejumlah organisasi pelajar lain mendesak pemerintah menggunakan produk lokal dan halal untuk food tray MBG.
Ketua Umum PP IPNU Muhammad Agil Nuruz Zaman mengatakan pihaknya telah memberikan surat rekomendasi kepada Mendag Budi agar pengadaan food tray berpihak pada pengusaha lokal.
Menurut Agil, food tray sebaiknya diproduksi sepenuhnya di dalam negeri, mulai dari bahan baku hingga pencetakan, sehingga dapat memperkuat industri nasional dan membuka lapangan kerja.
Ia juga mengingatkan perlunya jaminan halal dan keamanan pangan dalam program MBG, mengingat mayoritas penerima manfaat adalah masyarakat Muslim.
Selain itu, Pengurus PC IPNU Ahmad Muzakki Wafa menyebut pihaknya tengah melakukan uji laboratorium terhadap food tray impor asal China melalui PT Sucofindo.
Uji itu dilakukan untuk memastikan tidak ada kandungan bahan berbasis hewani yang diharamkan. Hasil pengujian diperkirakan keluar dalam satu hingga dua hari.
(del/pta)