Viral Pendemo di Menara BNI Pejompongan, Bank Sebut Massa Hanya Lewat

CNN Indonesia
Jumat, 29 Agu 2025 18:20 WIB
BNI memberikan klarifikasi soal video viral yang memperlihatkan adanya pergerakan massa demo di sekitar Menara BNI Pejompongan, Jakarta Pusat.
BNI memberikan klarifikasi soal video viral yang memperlihatkan adanya pergerakan massa demo di sekitar Menara BNI Pejompongan, Jakarta Pusat. Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memberikan klarifikasi terkait video viral yang memperlihatkan adanya pergerakan massa demo di sekitar Menara BNI Pejompongan, Jakarta Pusat.

Manajemen memastikan situasi aman dan menegaskan massa hanya melintas di area sekitar gedung, bukan masuk ke dalamnya.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan video yang beredar merekam sekelompok orang yang bergerak melewati area drop-off menuju pemukiman warga di belakang Menara BNI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat kejadian, tidak ada nasabah dan pegawai di area tersebut karena operasional kantor cabang sudah tutup dan pegawai telah dipulangkan lebih awal demi alasan keamanan," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (29/8).

Okki menjelaskan langkah memulangkan pegawai lebih awal serta menutup layanan operasional merupakan prosedur standar yang dilakukan perusahaan dalam kondisi berpotensi tidak kondusif. Ia juga memastikan tidak ada kerusakan di dalam gedung.

"Kondisi di BNI Pejompongan aman. Seluruh tenant di dalam gedung tidak ada yang mengalami kerusakan dan sudah ditangani oleh pihak mereka sendiri," katanya.

Ia menambahkan klarifikasi ini penting untuk meluruskan kabar yang beredar di masyarakat. BNI mengimbau publik agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada keterangan resmi pihak berwenang.

Klarifikasi BNI muncul di tengah meningkatnya aksi demonstrasi di Jakarta sejak Kamis (28/8). Aksi massa dipicu oleh tewasnya seorang pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, yang dilindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan.

Peristiwa tersebut memicu gelombang protes yang berpusat di sekitar Senen dan Kwitang, tak jauh dari Menara BNI Pejompongan.

Situasi sempat memanas di depan Mako Brimob Kwitang dengan aksi lempar batu hingga polisi menembakkan gas air mata.

Gelombang protes juga meluas ke Bandung, Surabaya, dan Solo. Di Bandung, massa mengepung DPRD Jawa Barat. Di Surabaya, ribuan orang memblokade jalan di depan Gedung Grahadi hingga terjadi aksi bakar-bakaran.

Sementara di Solo, massa melempari Markas Brimob Batalyon C Surakarta dengan batu dan botol hingga membakar kardus di jalan.

[Gambas:Video CNN]

(del/pta)
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER