Nataru, Pertamina Jaga Pasokan BBM ke Jateng Lewat Terminal BBM Rewulu

Pertamina | CNN Indonesia
Sabtu, 29 Nov 2025 15:52 WIB
(Foto: arsip Pertamina)
Jakarta, CNN Indonesia --

Memasuki akhir tahun, PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga menyatakan komitmen menjaga pasokan energi ke seluruh wilayah Indonesia yang dijalankan oleh Satuan Tugas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Satgas Nataru). Salah satunya, lewat Terminal BBM Rewulu di Yogyakarta yang memegang peran penting.

Terminal BBM ini menyalurkan bahan bakar ke Depot Pengisian Pesawat Udara, jaringan distribusi BBM dan LPG di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk itu, Pertamina selalu memastikan keandalan fasilitas dan infrastruktur, kesiapan pasokan, dan aspek keamanan serta keselamatan operasional.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, saat meninjau Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Rewulu, Kamis (27/11). Kunjungan bertujuan memastikan kesiapan stok BBM dan elpiji dalam menghadapi masa tugas Satgas Nataru.

"Kita sudah mulai melakukan pengecekan pada hari Kamis, ke TBBM Rewulu, dan dalam kondisi stok yang aman," ujar Oki di sela peninjauan.

TBBM Rewulu antara lain mendistribusikan Avtur atau bahan bakar pesawat terbang ke Yogyakarta International Airport, Bandara Adi Sucipto Yogyakarta, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Sumarmo Solo, serta Bandara Tunggul Wulung Cilacap.

Selain itu, mendistribusikan BBM ke 1.070 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), 1.338 Pertashop, dan 36 SPBU Nelayan. Adapun Liquefied Petroleum Gas atau LPG, disalurkan ke masyarakat melalui 1.009 agen dan lebih dari 64 ribu pangkalan LPG.

Saat ini, Pertamina telah merasakan geliat peningkatan aktivitas masyarakat jelang akhir tahun. Tercatat, konsumsi Bahan Bakar Non Subsidi seperti Pertamax Series dan Pertamina Dex pada bulan November 2025 naik rata-rata 25 persen dibandingkan dengan rerata harian konsumsi pada November 2024.

Pada kunjungan tersebut, Oki menekankan optimalisasi aspek operasional, khususnya ke Jawa Tengah dan DIY yang merupakan destinasi liburan terpopuler.

Ia mengingatkan, aspek keselamatan menjadi prioritas. Seluruh fasilitas terminal dan unit operasi diharapkan memperkuat standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), serta melakukan pengecekan menyeluruh terhadap asset integrity demi mencegah potensi gangguan maupun risiko kehilangan.

Melalui kunjungan ini, Oki berharap dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat, utamanya saat masa libur Nataru 2026 di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Kepada seluruh Perwira, mari melakukan upaya terbaik untuk menjaga stok, kualitas, dan keamanan energi selama masa Nataru. Semoga seluruh ikhtiar ini memudahkan kita dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tuturnya.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menjelaskan, Satgas Nataru aktif pada periode 13 November 2025 sampai 11 Januari 2026. Selama masa Satgas, seluruh jajaran Komisaris dan Direksi Pertamina akan rutin melaksanakan pemantauan di seluruh sarana dan fasilitas pendukung.

"Melalui Satgas Nataru, Pertamina Group memastikan komitmen kami dalam melayani masyarakat sepenuh hati. Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi dengan bijak. Kami siap 24 jam untuk menjaga distribusi energi berjalan lancar," kata Baron.

Pertamina dan seluruh Subholding dari hulu hingga hilir migas, beserta Anak Usaha jasa penunjang menegaskan komitmen menjaga dan mengupayakan pasokan energi ke seluruh wilayah Indonesia di periode akhir tahun 2025.

(rea/rir)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK