IHSG Diproyeksi Naik Sentuh 9.000 Hari Ini

CNN Indonesia
Rabu, 07 Jan 2026 06:15 WIB
IHSG diproyeksi menguat pada Rabu (7/1) bahkan tembus 9.000, didorong euforia pasar atas tren penguatan sepanjang 2025 tanpa sentimen negatif berarti.
hingga mencetak rekor tertinggi baru (all time high), didorong euforia pasar atas tren penguatan sepanjang 2025 tanpa sentimen negatif yang berarti. (Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Rabu (7/1).

Founder WH-Project William Hartanto melihat indeks saham terus menguat hingga mencetak rekor tertinggi baru (all time high), didorong euforia pasar atas tren penguatan sepanjang 2025 tanpa sentimen negatif yang berarti.

Menurut dia, kondisi ini membuka peluang lanjutan ke level yang lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Peluang IHSG menuju level 9.000 masih terbuka," ujar William dalam riset hariannya.

Dengan sentimen tersebut, William memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 8.888 dan resistance 9.000 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni MINA, ANTM, ASII, dan DEWI.

Sementara itu, Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan saat ini indeks saham masih berada dalam fase lanjutan tren penguatan. Dalam kondisi tersebut, kata dia, indeks berpeluang bergerak naik dan dapat menguji area 8.959 hingga 8.994.

"IHSG masih berada dalam fase penguatan lanjutan," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 8.867, 8.776 dan resistance 8.960, 8.996 hari ini. Herditya pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni FAST, PTBA, SRTG, dan TINS.

IHSG ditutup di level 8.933 pada Selasa (6/1) sore. Indeks saham menguat 74,41 poin atau naik 0,84 persen dari perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan kemarin, IHSG sempat menyentuh level 8.940 yang merupakan rekor tertinggi baru alias all time high.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp34,13 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 67,91 miliar saham.

Pada penutupan kemarin, 428 saham menguat, 256 terkoreksi, dan 127 lainnya stagnan.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

[Gambas:Video CNN]

(del/pta)