BI Ungkap Beda Suku Bunga JIBOR dan INDONIA

CNN Indonesia
Kamis, 08 Jan 2026 19:00 WIB
Bank Indonesia menjelaskan beda indeks suku bunga pinjaman antara bank Indonesia Overnight Index Average (INDONIA) dengan Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR). Ilustrasi. (REUTERS/Willy Kurniawan).
Jakarta, CNN Indonesia --

Bank Indonesia (BI) menjelaskan perbedaan antara indeks suku bunga pinjaman antara bank Indonesia Overnight Index Average (INDONIA) dengan Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) yang resmi dihentikan mulai 1 Januari.

Kepala Grup Departemen Pengembangan Pasar Keuangan (DPPK) BI Arief Rachman mengatakan INDONIA lebih transparan karena mencerminkan tingkat suku bunga rata-rata transaksi pinjaman antarbank yang benar-benar terjadi di pasar.

Sementara itu, JIBOR disusun berdasarkan penawaran atau kuotasi suku bunga antarbank bukan transaksi aktual.

"Mulai 1 Januari BI sudah full menggunakan INDONIA. INDONIA merupakan salah satu pengembangan pricing yang kredibel. Jadi kita harapkan pasar keuangan kita, IndONIA dapat menjadi satu-satunya acuan harga di pasar keuangan yang kredibel berdasarkan harga transaksi yang terjadi di pasar. Dengan demikian diharapkan dengan harga yang kredibel dan transparan pelaku di pasar keuangan dapat melakukan transaksi di pasar keuangan dengan harga yang lebih kredibel dan transparan," ujarnya dalam media briefing di Jakarta, Rabu (7/1).

Arief mengatakan bagian dari inisiatif global dari G20 yang sudah dilaksanakan sejak 2013. Indonesia sebagai salah satu anggota G20 juga melaksanakannya sebagai bagian dari benchmark reform.

INDONIA ditetapkan berdasarkan rata-rata suku bunga transaksi pinjam-meminjamkan rupiah tanpa agunan dengan jangka waktu overnight yang dilaporkan oleh seluruh bank kepada Bi. Dengan demikian, INDONIA merupakan suku bunga transaksi yang terbentuk dari transaksi pasar.

"Sampai dengan nanti di 2030 kita akan terus berusaha untuk mengembangkan IndONIAdan tidak hanya tenor overnight tapi juga tenor-tenor lain sampai dengan 12 bulan untuk agar pasar keuangan ini memiliki harga yang semakin kredibel," ujarnya.

Adapun penetapan INDONIA dilakukan dengan menghitung rata-rata tertimbang berdasarkan nilai nominal transaksi (volume-weighted average) atas seluruh data transaksi yang dilakukan pada hari transaksi, yang dilaporkan oleh bank kepada Bank Indonesia melalui sistem laporan harian bank umum sejak pukul 07.00 WIB s/d 18.00 WIB (dan koreksi online hingga pukul 19.00 WIB).

INDONIA mulai dipublikasikan oleh BI sejak 1 Agustus 2018 pada setiap hari kerja pukul 19.30 WIB di website Bank Indonesia. Dengan mulai dipublikasikannya IndONIA per 1 Agustus 2018 yang terbentuk dari transaksi pasar, IndONIA diharapkan dapat menggantikan peran JIBOR tenor overnight sebagai benchmark rate pasar uang.

Per tanggal 2 Januari 2019, Bi tidak lagi memublikasikan JIBOR tenor overnight dan diharapkan pada saat itu kontrak-kontrak keuangan yang sebelumnya menggunakan JIBOR overnight sebagai referensi dapat beralih ke IndONIA sebagai referensi terkini untuk tenor overnight.

Dalam rangka meningkatkan pemanfaatan INDONIA sebagai suku bunga referensi alternatif untuk menghitung suku bunga jangka panjang yang diantaranya dapat dilakukan dengan cara merata-ratakan INDONIA secara majemuk, Bank Indonesia mempublikasikan Compounded INDONIA.

Compounded INDONIA adalah suku bunga yang dihitung berdasarkan rata-rata bunga majemuk (compounded average interest) dari INDONIA selama periode tertentu.

BI menghitung Compounded INDONIA berdasarkan INDONIA yang dipublikasikan di website Bank Indonesia dengan basis penghitungan jumlah hari tetap (fixed day structure), yaitu dari INDONIA sejak awal periode bunga, sampai satu hari sebelum tanggal publikasi Compounded IndONIA.

Compounded INDONIA dipublikasikan untuk tenor standar 30 hari, 90 hari, 180 hari dan 360 hari kalender di website Bank Indonesia, setiap hari kerja pukul 08.00 WIB mulai tanggal 1 Februari 2023. Penggunaan Compounded INDONIA yang dipublikasikan di website Bank Indonesia sepenuhnya menjadi tanggung jawab para pihak yang bertransaksi.

(fby/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK