Beasiswa Patriot Perkuat SDM Unggul di Kawasan Transmigrasi

Kementrans | CNN Indonesia
Senin, 12 Jan 2026 12:31 WIB
Foto: Kementrans
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menargetkan peluncuran Program Beasiswa Patriot dan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Jilid II sebagai bagian dari strategi penguatan sumber daya manusia di kawasan transmigrasi. Program ini disiapkan untuk mencetak generasi muda unggul yang akan ditugaskan langsung mendukung pembangunan di wilayah transmigrasi.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan Beasiswa Patriot tidak hanya bertujuan mencetak lulusan berprestasi secara akademik, tetapi juga membentuk sumber daya manusia yang tangguh secara mental, fisik, dan sosial, serta siap mengabdi di lapangan.

"Memiliki minat dan komitmen untuk berkontribusi dalam penciptaan pertumbuhan ekonomi baru di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi," katanya saat Rapat Pimpinan (Rapim) di Kantor Kementerian, Rabu (7/1) dikutip Senin (12/1).

Dalam Rapim tersebut, Kementrans juga membahas sejumlah aspek teknis pelaksanaan program, mulai dari skema seleksi peserta, penentuan perguruan tinggi mitra, tematik riset dan tesis, hingga pola penugasan mahasiswa di kawasan transmigrasi. Program ini diarahkan untuk mendukung pembangunan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.

Rapat juga menyepakati bahwa penerima Beasiswa Patriot akan menjalani masa pendidikan sekaligus pengabdian di kawasan transmigrasi, dengan fokus awal pada beberapa lokasi prioritas, antara lain Barelang (Kepulauan Riau), Kalukku (Sulawesi Barat), dan Salor (Papua Selatan). Target awal pelepasan peserta direncanakan pada pertengahan 2026.

Melalui Rapim ini, Kementerian Transmigrasi menegaskan komitmennya untuk menyiapkan Beasiswa Patriot secara matang, terukur, dan akuntabel, agar mampu menjadi program unggulan dalam mendukung pembangunan kawasan transmigrasi berbasis sumber daya manusia unggul.

(inh)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK