Sri Mulyani Jadi Petinggi Yayasan Gates, Apa Tugasnya?

CNN Indonesia
Selasa, 13 Jan 2026 13:55 WIB
Mantan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati resmi diangkat menjadi Anggota Dewan Pengurus Gates Foundation, yayasan milik pendiri Microsoft Bill Gates.
Mantan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati resmi diangkat menjadi Anggota Dewan Pengurus Gates Foundation, yayasan milik pendiri Microsoft Bill Gates. (REUTERS/KIM HONG-JI).
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati resmi diangkat menjadi Anggota Dewan Pengurus Gates Foundation, yayasan milik pendiri Microsoft Bill Gates.

"Dengan waktu 20 tahun untuk memberikan dampak sebesar mungkin dalam kehidupan mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat untuk bergabung dengan Dewan Pengurus Gates Foundation guna berkontribusi pada momen penting yang penuh tantangan dan peluang ini," ujar Sri Mulyani seperti dilansir laman resmi Gates Foundation, Selasa (13/1).

Lantas, apa tugas Sri Mulyani sebagai Anggota Dewan Pengurus Yayasan Gates?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dewan Pengurus Yayasan Gates dibentuk pada 2022. Dewan ini diharapkan bisa membawa perspektif independen dan beragam untuk membantu memperkuat tata kelola yayasan.

Anggota dewan akan membawa keahlian, pengalaman, dan perspektif mereka yang beragam untuk memberi nasihat kepada ketua bersama dan tim kepemimpinan yayasan tentang anggaran dan strategi.

Dewan akan bertemu tiga kali setahun untuk memandu pekerjaan yayasan dan menyetujui anggaran tahunan dan rencana empat tahun.

Selain itu, Dewan juga akan bertanggung jawab untuk meninjau kinerja CEO dan menyetujui kompensasi CEO. Anggota dewan menjabat selama tiga tahun, dengan batasan dua periode berturut-turut.

CEO dan Anggota Dewan Pengurus Yayasan Gates Mark Suzman berharap kehadiran Sri Mulyani mampu memberikan perspektif berharga bagi tata kelola dan misi yayasan tersebut.

"Sri Mulyani memiliki pengalaman dalam membentuk ekonomi yang adil-keahlian, (itu) sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang Yayasan," ujar Suzman.

Selain itu, sambung Suzman, kepemimpinan Sri Mulyani juga akan membantu memastikan sumber daya yayasan terus digunakan untuk memperluas kesempatan hingga mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.

Tahun lalu, Ketua Gates Foundation, Bill Gates membuat komitmen bersejarah dengan menghabiskan dana abadi Yayasan selama dua dekade ke depan untuk tiga tujuan. Diantaranya, mencegah kematian ibu dan bayi, memastikan generasi berikutnya tumbuh tanpa menderita penyakit menular hingga mematikan, serta mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan menuju kemakmuran.

"Kepemimpinan (Sri Mulyani) akan membantu memastikan sumber daya kami terus digunakan untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan meningkatkan hasil bagi masyarakat di seluruh dunia," ujar Suzman.

Sri Mulyani akan bertugas bersama anggota Dewan Direksi lainnya yakni Ashish Dhawan, Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J Tierney, Suzman dan Gates. Sementara itu, Baroness Nemat (Minouche) Shafik saat ini sedang cuti karena menjalankan tanggung jawabnya sebagai kepala penasihat ekonomi untuk Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer.

[Gambas:Video CNN]

(sfr)