Mensesneg Ungkap Titah Prabowo Percepat Pembangunan IKN
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkap instruksi Presiden RI Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan Ibukota Nusantara (IKN).
Ia menyampaikan itu usai kunjungan perdana Prabowo sebagai Presiden RI ke IKN pada Senin-Selasa, 12-13 Januari lalu.
"Bapak presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk percepatan proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif yang harapannya bisa selesai di 2028," ujar Pras di Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyampaikan Prabowo telah menerima perkembangan pembangunan IKN yang dipaparkan Kepala OIKN Basuki Hadimuljono.
Pras menyebut Prabowo ikut memberikan catatan untuk perbaikan dan percepatan pembangunan atas IKN ke depan.
"Proses pembangunan, supaya tiga fungsi bisa segera selesai," ucap dia.
Ia mengunjungi IKN untuk pertama kali sebagai Presiden RI pada Senin (12/1) lalu.
Ia bahkan bermalam di Nusantara usai melakukan kunjungan kerja menghadiri sejumlah kegiatan di Pulau Kalimantan.
Esok paginya, ia meresmikan Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Kemudian dilanjutkan dengan meresmikan kilang minyak RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur.
Pada kesempatan berbeda, Pras mengatakan tak ada perubahan tujuan awal IKN meski ditetapkan sebagai ibu kota politik.
Prasetyo menjelaskan makna ibu kota politik adalah pemerintah menargetkan fasilitas untuk eksekutif, legislatif dan yudikatif bisa selesai dalam tiga tahun mendatang.
"Tetap ibu kota negara, maksudnya itu tadi ... Kan kalau kita pindah hanya eksekutif saja rapat sama siapa, itu maksudnya, bukan kemudian itu menjadi Ibu Kota Politik atau Ibu Kota Ekonomi," ujar Pras di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/9) lalu.
(mnf/sfr)