Buku Pleidoi Bikin CT Nekat Masuk UI

CNN Indonesia
Rabu, 14 Jan 2026 14:42 WIB
Chairman CT Corp Chairul Tanjung (CT) membeberkan alasan kuliah di UI bukan semata mengejar gelar akademik, tetapi dorongan untuk menjadi aktivis mahasiswa.
Chairman CT Corp Chairul Tanjung (CT) membeberkan alasan kuliah di UI bukan semata mengejar gelar akademik, tetapi dorongan untuk menjadi aktivis mahasiswa. (CNN Indonesia/Dela Naufalia).
Jakarta, CNN Indonesia --

Chairman CT Corp Chairul Tanjung (CT) membeberkan  alasan kuliah di Universitas Indonesia (UI) bukan semata mengejar gelar akademik, tetapi dorongan untuk menjadi aktivis mahasiswa.

Keputusan itu, menurutnya, dipicu oleh bacaan dua buku pledoi yang ditulis tokoh pergerakan mahasiswa era Orde Baru.

"Saya masuk UI itu karena membaca dua buku yang dikarang oleh dua orang yang hadir di depan saya ini," kata CT saat menghadiri acara peringatan HUT-50 Surat Kabar Kampus UI (SKKUI) Salemba di Fakultas Kedokteran UI, Jakarta Pusat, Rabu (14/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua penulis yang dimaksud adalah Lukman Hakim dan Heri Akhmadi, yang ditangkap pada masa rezim Orde Baru di bawah pemerintahan Presiden ke-2 RI Soeharto. Keduanya kemudian menuliskan pledoi sebagai bentuk pembelaan di hadapan pengadilan.

CT menyebut buku karya Lukman Hakim berjudul 'Kudengar Indonesia Memanggil: Pledoi Dihadapan Pengadilan Mahasiswa', sementara Heri Akhmadi menulis 'Mendobrak Belenggu Penindasan Rakyat Indonesia'. Menurutnya, bacaan tersebut membentuk niatnya untuk masuk UI.

"Nah, itu yang menginspirasi saya niat saya untuk masuk UI. Walaupun gitu itu fakultas apa pun yang penting masuk UI. Karena tujuannya bukan lulus jadi sarjana tapi lulusannya adalah jadi aktivis mahasiswa," ujarnya.

Ia menambahkan pengalaman tersebut juga ia tulis dalam buku biografinya yang bertajuk 'Si Anak Singkong', karena kedua tokoh itu ia kagumi atas pembelaan yang mereka sampaikan melalui pledoi.

"Itu hal yang menjadi berkesan dan saya tulis juga dalam memoar saya dalam buku Si Anak Singkong," kata CT.

Dalam kesempatan sama, CT menyampaikan harapannya agar mahasiswa UI saat ini mampu membangkitkan kembali semangat pergerakan mahasiswa dengan pendekatan yang sesuai perkembangan zaman.

Ia menilai pemanfaatan media sosial dapat menjadi sarana baru bagi jurnalisme dan aktivitas mahasiswa.

"Mahasiswa harus dipersiapkan pola pikirnya, pola tindaknya, semangatnya, daya juangnya. Karena merekalah yang akan memimpin bangsa kita ke depan," ujarnya.

Chairul Tanjung lulus dari SMA Boedi Oetomo pada 1981 dan melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Meski tidak menuntaskan pendidikan tersebut, CT sukses membangun usaha yang berkembang menjadi CT Corp.

Dalam sejarah kampus, CT juga dikenal sebagai Ketua Dewan Mahasiswa Universitas Indonesia terakhir, sebelum struktur organisasi kemahasiswaan mengalami perubahan.

[Gambas:Video CNN]

(del/sfr)