Capai Target, Realisasi Investasi RI Tembus Rp1.931,2 T pada 2025

CNN Indonesia
Kamis, 15 Jan 2026 14:21 WIB
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani melaporkan realisasi investasi mencapai Rp1.931,2 triliun sepanjnag 2025 atau 101,3 persen dari target. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani melaporkan realisasi investasi mencapai Rp1.931,2 triliun sepanjang 2025. Angka tersebut tumbuh 12,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya (year on year/ yoy) dan 101,3 persen dari target investasi 2025 yang dipatok Rp1.905,6 triliun.

"Target investasi 2025 sebesar Rp1.905,6 triliun alhamdulillah tercapai, bahkan lebih sedikit dari target yang dicanangkan," ucap Rosan dalam konferensi pers di Kementerian Investasi, Jakarta Selatan, Kamis (15/11).

Menurut Rosan, 2025 bukanlah tahun yang mudah. Pasalnya, ekonomi global masih diliputi ketidakpastian, mulai dari perlambatan ekonomi dunia, ketegangan geopolitik, hingga fragmentasi perdagangan internasional. Belum lagi, pada November lalu, bencana melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Namun, Indonesia bisa melalui berbagai tantangan itu dengan baik.

"Ini membuktikan Indonesia selalu bisa menjaga kepercayaan investor dan mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan dan berkesinambungan," ujarnya.

Rosan mengungkapkan ribuan triliun investasi itu berhasil menyerap 2.710.532 tenaga kerja atau naik 10,4 persen (yoy).

Berdasarkan wilayah, mayoritas investasi berada di luar Pulau Jawa yang menyentuh Rp991,2 triliun atau 51,3 persen.Kemudian, 48,7 persen sisanya ada di Pulau Jawa dengan realisasi Rp940 triliun.

Secara provinsi, Jawa Barat dan Jakarta mendominasi investasi dengan realisasi masing-masing Rp296,8 triliun (15,4 persen) dan Rp270,9 triliun (14 persen).

Tahun lalu, sebagian besar investasi berasal dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp1.030,3 triliun alias 53,4 persen dari total capaian investasi.

Adapun kontribusi penanaman modal asing (PMA) mencapai Rp900,9 triliun atau 46,6 persen.

Singapura masih menjadi negara dengan realisasi investasi terbesar di Indonesia dengan nilai investasi US$17,4 miliar.Kemudian ada Hong Kong yang mengucurkan US$10,6 miliar, China US$7,5 miliar, Malaysia US$4,5 miliar, dan Jepang senilai US$3,1 miliar.

Rosan kemudian merinci lima besar subsektor realisasi investasi tahun lalu. Pertama, investasi paling besar datang dari industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan peralatannya senilai Rp262 triliun atau 13,6 persen dari total investasi.

Kedua, subsektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi senilai Rp211 triliun atau 10,9 persen. Ketiga, subsektor pertambangan sebesar Rp199,6 triliun alias 10,3 persen.

Keempat, jasa lainnya yang menyerap Rp170,5 triliun atau 8,8 persen. Kelima, subsektor perumahan, kawasan industri, perkantoran senilai Rp140,4 triliun alias 7,3 persen.

(sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK