Banjir Pekalongan Parah, KAI DAOP 3 Cirebon Batalkan 28 Perjalanan

CNN Indonesia
Minggu, 18 Jan 2026 17:27 WIB
Foto udara suasana jalur rel kereta api terendam banjir di sekitar Stasiun Pekalongan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (17/1/2026). (Foto: ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Jawa Barat, membatalkan 28 perjalanan kereta api (KA) akibat banjir yang menggenangi lintasan kereta api di petak jalan Stasiun Pekalongan-Stasiun Sragi, Jawa Tengah, serta sejumlah titik di wilayah Jakarta pada Minggu pagi.

"Terdapat beberapa KA yang melintas di wilayah Daop 3 Cirebon yang dibatalkan perjalanannya pada hari ini per pukul 08.00 WIB," kata Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin dalam keterangannya di Cirebon, Minggu (18/1).

Ia menjelaskan genangan air kembali meningkat di petak jalan Stasiun Pekalongan-Stasiun Sragi akibat hujan yang masih terjadi pada Minggu pagi.

Selain itu, ia menyebutkan genangan air juga terpantau di beberapa titik wilayah Jakarta, di antaranya Stasiun Kampung Bandan, Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Jakarta Kota, serta petak jalan Stasiun Jakarta Kota-Stasiun Tanjung Priok.

Menurut dia, keselamatan perjalanan KA dan pelanggan menjadi prioritas utama. Pembatalan dilakukan untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Ia menyampaikan perjalanan yang dibatalkan meliputi KA Argo Bromo Anggrek, Argo Sindoro, Argo Muria, Argo Anjasmoro, Blambangan Ekspres, Brantas, Menoreh, hingga sejumlah KA Kaligung dan Ciremai.

"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan yang dialami," katanya.

Selain pembatalan, pihaknya memberlakukan pula rekayasa pola operasi berupa pengalihan rute atau perjalanan memutar untuk sejumlah KA.

Ia mengatakan pemberlakuan perjalanan memutar di antaranya KA Anggrek, Sembrani, Pandalungan, serta Jayabaya yang dialihkan melalui jalur alternatif.

Muhibbuddin mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan intensif serta pemeriksaan teknis secara menyeluruh pada lintasan yang terdampak banjir.

"Petugas prasarana dan sarana juga dikerahkan untuk melakukan normalisasi lintasan, penguatan badan jalan rel dan penanganan genangan air," katanya.

KAI Daop 3 Cirebon melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kewilayahan dan instansi teknis terkait dalam penanganan dampak banjir di sekitar jalur rel.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihaknya memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen bagi pelanggan yang terdampak, yang dapat dilakukan melalui loket stasiun atau Contact Center 121 paling lambat tujuh hari sejak tanggal pembatalan.

"Kami berupaya semaksimal mungkin agar lintasan dapat segera dinyatakan aman dan perjalanan KA kembali normal," ujarnya.

Banjir di Pekalongan semakin parah karena intensitas hujan yang masih tinggi Sebagian warga yang semula bertahan di rumah akhirnya memutuskan mengungsi setelah ketinggian air bertambah.

Di wilayah Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, banjir kian meluas setelah hujan deras mengguyur hingga Minggu dini hari. Ketinggian air hingga mencapai satu meter lebih. Sejumlah warga memutuskan mengungsi.

Salah seorang warga Tirto, Yusnia (40), mengatakan banjir hari ini jauh lebih parah dibandingkan kemarin. Air tidak hanya menggenangi jalan, tetapi sudah masuk ke rumah.

"Parah sekarang. Kalau kemarin agak mendingan, sekarang air sudah masuk semua ke rumah. Di kamar yang lantainya lebih tinggi pun sudah tergenang," ujar Yusnia, Minggu, dikutip dari detikcom.

(antara/wis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK