Prabowo Siapkan Pidato Kunci Perdana di Forum Ekonomi Dunia Davos

CNN Indonesia
Senin, 19 Jan 2026 12:49 WIB
Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato kunci di gelaran World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss pada 22 Januari 2026.
Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato kunci di gelaran World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss pada 22 Januari 2026. (Dok. Istimewa).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/ WEF) 2026 di Davos, Swiss yang digelar pada 19-23 Januari 2025.

Dalam forum tersebut, Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato kunci perdana sebagai kepala negara di hadapan para pemimpin dunia dan pelaku ekonomi global. Mengutip laman WEF, Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato kunci tersebut pada Kamis (22/1) pukul 14.00 CET atau sekitar 22.00 WIB.

Ini juga menandai kehadiran Prabowo untuk pertama kalinya dalam lebih dari sepuluh tahun terakhir di forum global itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Presiden Prabowo juga akan melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara," ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan resmi yang diunggah laman setkab.go.id, Minggu (18/1).

Prabowo bertolak menuju Inggris dan Swiss pada Minggu (18/1) lalu untuk menghadiri sejumlah pertemuan strategis. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan diplomasi Indonesia di tingkat global, baik dalam kerja sama bilateral maupun forum ekonomi dunia.

Di London, Inggris, Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Pertemuan tersebut akan membahas sejumlah kerja sama strategis antara Indonesia dan Inggris.

Selain itu, Prabowo juga akan mengadakan pertemuan dengan Raja Charles III. Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah pembahasan isu pelestarian alam dan lingkungan hidup.

"Presiden Prabowo akan mengadakan pertemuan dengan Raja Charles III, dengan salah satu agenda pembahasan terkait pelestarian alam dan lingkungan, serta konservasi gajah, bersama dengan sejumlah tokoh filantropi dunia lainnya," ungkap Teddy.

Menurut Teddy, kunjungan Prabowo ini menegaskan peran aktif dalam percaturan global, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik dunia.

Danantara Dampingi Prabowo di Davos

BPI Danantara Indonesia akan mendampingi Prabowo di WEF 2026.

Sebagai badan pengelola investasi negara, kehadiran Danantara Indonesia dalam WEF di Davos, Swiss, mencerminkan strategi jangka panjang Indonesia untuk memperkuat perannya dalam arsitektur ekonomi global.

CEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan WEF menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Danantara Indonesia, yang diluncurkan pada tahun 2025, kepada pelaku- pelaku penting global.

Rosan menegaskan partisipasi ini diarahkan untuk membangun kemitraan strategis dengan pemangku kepentingan global, memobilisasi modal secara selektif, serta mendorong investasi berkualitas yang memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional.

"Kehadiran Danantara Indonesia di World Economic Forum ini merupakan bagian dari komitmen untuk membangun kemitraan global yang berlandaskan tata kelola yang kuat dan kualitas investasi yang tinggi. Melalui partisipasi ini, keberadaan Indonesia di WEF tahun ini mempunyai pendekatan yang lebih terpadu antara kebijakan, investasi strategis, dan dunia usaha," ujar Rosan dalam keterangan resmi terpisah.

Kehadiran Danantara Indonesia di WEF 2026 juga membawa perspektif investasi dan perekonomian dari pasar berkembang yang berada di garis depan perubahan global.

Terlebih, menurut Rosan, Indonesia menghadapi langsung tantangan perubahan iklim, dinamika demografi, serta kebutuhan akan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

"Dalam konteks inilah Danantara Indonesia memosisikan diri tidak hanya sebagai investor, tetapi sebagai pemain strategis dan mitra jangka panjang dalam membangun ketahanan ekonomi dan sosial," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(sfr)