IHSG Diproyeksi Hijau Hari Ini

CNN Indonesia
Selasa, 20 Jan 2026 06:17 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Selasa (20/1).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Selasa (20/1). Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Selasa (20/1).

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai pergerakan indeks saham saat ini masih berada dalam fase penguatan lanjutan. Indeks diperkirakan masih berpeluang naik dan menguji area 9.123 hingga 9.151.

"Secara teknikal, IHSG masih berada dalam tren naik sehingga peluang melanjutkan penguatan ke area 9.123-9.151 masih terbuka," ujar Herditya dalam riset hariannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 9.008, 8.956 dan resistance 9.192, 9.152 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni GZCO, INET, JPFA, dan SMRA.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat IHSG menguat terbatas pada perdagangan kemarin dan kini mulai menguji area tahanan di kisaran 9.139 hingga 9.169. Pergerakan indeks masih rawan berbalik melemah jika belum mampu menembus level tersebut.

"Jika IHSG gagal menembus 9.169, maka potensi koreksi jangka pendek masih cukup terbuka," ujar Ivan dalam riset hariannya.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 8.924, 8.826, 8.714, dan 8.599 dan resistance 9.169, 9.261, dan 9.335 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ANTM, PGEO, PTBA, SMGR, dan UNVR.

IHSG kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) di level 9.133 pada perdagangan Senin (19/1) sore. Indeks saham menguat 58,46 poin atau naik 0,64 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp35,90 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 85,34 miliar saham.

Pada penutupan kemarin, 377 saham menguat, 318 terkoreksi, dan 110 stagnan.

[Gambas:Video CNN]

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

(del/sfr)