Inpres 100 Gudang Bulog Bakal Diteken Prabowo Sepulang dari London

CNN Indonesia
Rabu, 21 Jan 2026 20:15 WIB
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto memerintahkan percepatan pembangunan 100 gudang Bulog beserta infrastruktur pendukung. Ilustras. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto disebut memerintahkan percepatan pembangunan 100 gudang Bulog lengkap dengan infrastruktur pendukungnya.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan instruksi tersebut akan diformalkan melalui Instruksi Presiden (Inpres) yang dijadwalkan ditandatangani Prabowo sepulang dari lawatan luar negeri ke London.

"Bapak (Presiden Prabowo) telah memerintahkan kami untuk segera membangun 100 gudang Bulog lengkap dengan infrastrukturnya," ujar Rizal di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (21/1).

Rizal menjelaskan gudang-gudang tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti silo, dryer, dan rice milling unit (RMU) baik untuk beras maupun jagung. Penyesuaian fasilitas akan mengikuti karakteristik produksi di masing-masing daerah.

"Tergantung dari masing-masing provinsi kabupaten mana yang hasil buminya paling terbaik, apakah jagung atau beras," katanya.

Untuk merealisasikan proyek tersebut, pemerintah menyiapkan dukungan anggaran sebesar Rp5 triliun. Rizal memastikan inpres terkait pembangunan gudang akan segera terbit.

"Sebentar lagi inpres-nya juga akan keluar, setelah beliau pulang dari London akan ditandatangani inpres," ujarnya.

Terkait pelaksanaan awal, Rizal menyebut Bulog masih menunggu terbitnya inpres sebelum memulai tahapan groundbreaking. Setelah itu, pembangunan akan diprioritaskan di wilayah yang lebih mudah dijangkau terlebih dahulu.

"Groundbreaking (gudang-gudang baru) akan kami prioritaskan untuk wilayah-wilayah yang terjangkau terlebih dahulu," kata Rizal.

Ia menyebut wilayah Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera, dan Papua yang mudah dijangkau akan menjadi prioritas awal. Sementara pembangunan di pulau-pulau terdepan direncanakan masuk tahap berikutnya, termasuk dalam rencana pada 2026.

Untuk jumlah gudang yang akan dibangun pada tahap awal dari total 100 unit tersebut, Rizal mengatakan Bulog masih akan menghitung kebutuhan secara rinci sebelum menentukan tahap realisasinya.

"Nanti kita akan hitung dulu kebutuhannya berapa," imbuhnya.

(del/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK