Dharma Jaya Pastikan Harga Daging Sapi di Jakarta Masih Terjangkau

CNN Indonesia
Jumat, 23 Jan 2026 07:15 WIB
Perumda Dharma Jaya memastikan harga daging sapi terjangkau di Jakarta masih terjangkau, stoknya aman dan distribusi ke masyarakat lancar.
Perumda Dharma Jaya memastikan harga daging sapi terjangkau di Jakarta masih terjangkau, stoknya aman dan distribusi ke masyarakat lancar. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perumda Dharma Jaya memastikan harga daging sapi terjangkau di Jakarta masih terjangkau karena masih di bawah harga pasar.

"Kami memastikan daging sapi yang dijual Perumda Dharma Jaya tetap terjangkau, berkualitas, dan harganya masih di bawah harga pasar," kata Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman dikutip Antara, Kamis (22/1).

Tak hanya itu memastikan harga terjangkau, Raditya juga menjamin stok daging sapi saat ini masih aman dan distribusi ke masyarakat berjalan lancar, sehingga masyarakat tidak perlu panik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung pengendalian inflasi daerah sekaligus menjaga stabilitas harga pangan strategis di Jakarta," ujarnya.

Menurutnya, Dharma Jaya mengelola rantai pasok secara efisien, mulai dari pengadaan sapi hidup, proses pemotongan, hingga pendistribusian daging sapi ke masyarakat.

"Efisiensi ini tetap menjaga kualitas daging dan standar keamanan pangan, sehingga masyarakat tetap mendapatkan daging sapi yang aman, sehat, dan layak konsumsi," kata Raditya.

Kemarin, pedagang daging sapi dan RPH di Jabodetabek menggelar aksi mogok berjualan sejak Kamis (22/1) hingga Sabtu (24/1) sebagai bentuk protes atas mahalnya harga sapi hidup di tingkat feedloter.

Ketua DPD APDI DKI Jakarta Wahyu Purnama menyebut mahalnya harga sapi hidup membuat harga karkas di RPH ikut naik sehingga daya beli masyarakat turun.

"Seluruh anggota APDI bandar sapi potong dan pedagang daging akan melakukan aksi mogok dagang sebagai bentuk protes dan keprihatinan," ujarnya dalam surat pemberitahuan aksi ke Mabes Polri.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman pun merespons dengan mengancam akan mencabut izin importir sapi bakalan yang diduga memainkan harga.

"Kami sudah bahas tadi dan bahkan tadi malam langsung kami tindak lanjuti aksi mogok. Tadi katanya menurut laporan itu harga dari feedloter di atas harga yang telah ditetapkan. Hampir pasti izinnya aku cabut kalau dia coba-coba main-main," kata Amran.

Amran juga memastikan persoalan telah disepakati untuk diselesaikan dan para pedagang siap kembali berjualan.

"Tadi malam sudah ketemu (dengan asosiasi), sudah sepakat. (Mereka akan) jual lagi. Dan timnya sudah ketemu," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(pta)