Strategi Bank Mandiri Akselerasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Bank Mandiri | CNN Indonesia
Sabtu, 24 Jan 2026 20:51 WIB
Ilustrasi. (Foto: Arsip Bank Mandiri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bank Mandiri memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung kemandirian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini diwujudkan melalui keterlibatan aktif dalam berbagai program strategis yang berfokus pada penguatan ekonomi kerakyatan.

Pendekatan yang dilakukan mencakup aspek pembiayaan, pendampingan usaha, hingga pengembangan ekosistem keuangan secara terintegrasi. Upaya ini bertujuan agar pelaku UMKM dapat tumbuh lebih produktif dan memiliki daya saing yang lebih kuat.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyatakan bahwa penguatan ekonomi masyarakat merupakan bagian dari mandat perseroan sebagai agen pembangunan. Dukungan komprehensif dan terukur diberikan untuk menghadirkan dampak nyata bagi pelaku usaha dan perekonomian masyarakat.

"UMKM merupakan pilar utama dalam menopang ekonomi kerakyatan. Untuk itu, Bank Mandiri mengintegrasikan pembiayaan inklusif, pendampingan usaha, dan penguatan ekosistem sebagai satu kesatuan pendekatan untuk memperluas kapasitas usaha para pelaku UMKM," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/1).

Guna memeratakan manfaat pembangunan, Bank Mandiri aktif berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan BUMDESMA. Sinergi ini juga mencakup dukungan pada Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih serta Program Makan Bergizi Gratis.

Hingga saat ini, Bank Mandiri telah membuka lebih dari 3.700 rekening BUMDES dan mengelola 4.700 rekening koperasi desa. Perseroan juga menyalurkan kredit kepada 147 mitra pelaksana program makan bergizi untuk mendukung tata kelola keuangan desa.

Pemberdayaan masyarakat juga dilakukan melalui program Mandiri Sahabat Desa yang fokus pada peningkatan literasi keuangan. Program ini telah menjangkau lebih dari 1.000 kepala keluarga di berbagai pelosok desa di Indonesia.

Implementasinya mencakup pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta penguatan infrastruktur desa.

Total penerima manfaat antara lain 800 orang pada program pemberdayaan masyarakat desa, 500 penerima manfaat penanggulangan stunting, 350 penerima manfaat peningkatan sarana desa tertinggal, serta 100 penerima manfaat pemberdayaan kelompok masyarakat perkebunan.

Dalam hal akses permodalan, penyaluran kredit UMKM Bank Mandiri tercatat mencapai Rp74,9 triliun hingga November 2025. Capaian ini didorong oleh strategi jemput bola untuk memperluas inklusivitas keuangan bagi masyarakat.

Optimalisasi layanan dilakukan melalui Mandiri Agen yang telah melayani lebih dari 3,5 juta nasabah dengan total 65 juta transaksi hingga Desember 2025.. Layanan laku pandai ini mempermudah transaksi masyarakat desa melalui aplikasi digital dan sarana EDC.

Untuk memfasilitasi transaksi harian, Bank Mandiri menyediakan aplikasi Livin' Merchant sebagai sistem enhanced point of sales (POS). Saat ini, lebih dari 3 juta pelaku usaha telah memanfaatkan aplikasi tersebut untuk mengelola bisnis mereka.

Pembinaan berkelanjutan juga dijalankan melalui Rumah BUMN untuk mendorong digitalisasi dan modernisasi UMKM. Program ini telah membantu lebih dari 7.900 pelaku usaha memperluas pasar hingga ke kancah internasional.

Bank Mandiri juga mendorong peningkatan daya saing UMKM melalui Mandiri Mikro Fest (MMF) dan Program UMKM Melangkah Menuju Pasar Global yang diikuti oleh total 561 pelaku usaha. Program ini diarahkan untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan kualitas produk UMKM serta meningkatkan kapasitas dan kemampuan ekspor UMKM di Indonesia agar dapat bersaing di pasar internasional.

Komposisi peserta didominasi sektor Food & Beverage sebesar 55 persen dan Fashion & Craft sebesar 38 persen, sejalan dengan potensi unggulan ekonomi desa yang terus bertumbuh.

Riduan memastikan bahwa sinergi dengan pemerintah akan terus diperkuat agar pemberdayaan desa berjalan secara konsisten. Fokus utama tetap pada perluasan kapasitas UMKM untuk menciptakan ekonomi inklusif yang berkelanjutan.

"Melalui sinergi yang terintegrasi dan penguatan ekosistem, Bank Mandiri memperluas kapasitas UMKM untuk terus tumbuh dan berdaya saing sekaligus menghadirkan keunggulan berkelanjutan bagi ekonomi kerakyatan. Hal ini menjadi wujud komitmen Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses ekonomi yang inklusif di Indonesia," pungkas dia.

(rir)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK