Bos OJK Kaget Dirut BEI Tiba-tiba Mundur: Saya Lihat di Youtube

CNN Indonesia
Jumat, 30 Jan 2026 15:29 WIB
Ketua DK OJK Mahendra Siregar kaget saat mengetahui Dirut BEI Iman Rachman mengundurkan diri. Informasi tersebut ia tahu dari tayangan Youtube. (Foto: ANTARA FOTO/FAUZAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar kaget saat mengetahui Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan diri.

Ia baru mengetahui informasi tentang mundurnya Iman justru dari tayangan Youtube tadi pagi.

"Baru tadi pagi. Saya lihatnya di Youtube," jawab Mahendra usai konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Jumat (30/1).

Saat ditanya apakah sebelumnya ada penyampaian langsung oleh Iman soal keputusan mundur kepada OJK, Mahendra mengungkapkan informasi tersebut disampaikan ke Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi.

"Oh kan penyampaiannya kepada Pak Inarno ya," jawab Mahendra.

Mahendra memandang mundurnya Iman Rachman dari jabatan dirut BEI adalah bentuk tanggung jawab moril pribadi terhadap situasi IHSG yang anjlok selama 2 hari berturut-turut.

"Seperti yang disampaikan (Iman Rachman), bahwasanya ini tanggung jawab pribadi ke dia terhadap itu tanggung jawab moril," imbuhnya.

Mahendra juga memastikan hal ini tidak ada intervensi dari mana pun kepada Iman untuk mundur dari BEI.

"Nggak ada," tegasnya.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan diri pada Jumat pagi (30/1).

"Saya sebagai direktur dan utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai direktur utama Bursa Efek Indonesia," ujar Iman dalam konferensi pers di Gedung BEI.

Iman berharap keputusannya terbaik untuk pasar modal Indonesia.

"Semoga dengan pengunduran saya ini pasar modal kita jadi lebih baik," ujarnya.

Pasar modal RI tengah dihantam badai setelah MSCI mengumumkan pembekuan sementara perlakuan indeks untuk saham-saham Indonesia.

Kebijakan itu mencakup pembekuan seluruh kenaikan bobot saham Indonesia, penghentian penambahan saham baru ke dalam indeks MSCI, serta tidak adanya kenaikan kelas saham di seluruh segmen indeks.

Efeknya, IHSG anjlok selama dua terakhir hingga menyebabkan penghentian perdagangan sementara (trading halt).

Pada Rabu (28/1) sore, IHSG ditutup di level 8.320, terperosok 659,67 poin atau minus 7,35 persen dari perdagangan sebelumnya.

Kemudian, indeks ditutup di level 8.232 pada perdagangan Kamis (29/1) sore. Indeks saham merosot 88,35 poin atau minus 1,06 persen dari perdagangan sebelumnya, setelah sempat tertekan ke level 7.481 siang harinya.

Jumat pagi ini, IHSG dibuka hijau di level 8.308. Selang 5 menit, indeks menanjak 1,62 persen atau 133 poin ke level 8.365.

(fln/pta)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK