Pertamina Boyong 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair ke Indonesia

tim | CNN Indonesia
Sabtu, 31 Jan 2026 14:39 WIB
Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Lapangan Aljazair ke Tanah Air. (FOTO:Arsip Pertamina).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pertamina (Persero) berhasil memboyong 1 juta barel minyak mentah dari Aljazair, Afrika Utara, menuju Indonesia, menggunakan MT Spyros yang sudah bersandar di perairan selatan Cilacap.

Minyak mentah tersebut, berasal dari Wilayah Kerja (WK) Migas yang dikelola Pertamina Internasional Eksplorasi & Produksi (PIEP), di bawah naungan Subholding Upstream Pertamina.

Pengapalan minyak mentah tersebut sekaligus menuntaskan pelayaran laut lebih dari satu bulan sejak 24 Desember 2025, sebelum akhirnya bersandar di Cilacap untuk proses unloading.

Selanjutnya, kapal yang terhubung langsung dengan Control Room RU IV Cilacapitu memastikan seluruh proses berjalan terpantau dan terintegrasi. Kehadiran kapal sekaligus mencerminkan kesiapan infrastruktur Pertamina dalam menerima, serta mengolah pasokan minyak mentah secara andal dan profesional.

Kegiatan penerimaan kargo perdana ini disaksikan dari tiga lokasi yang terhubung langsung, yakni Grha Pertamina di Jakarta, Control Room Refinery Unit (RU) IV Cilacap, dan lokasi operasional di Aljazair.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menegaskan pentingnya pengiriman minyak mentah ini sebagai babak baru operasi Pertamina di wilayah Afrika Utara, setelah perpanjangan Kontrak Bagi Hasil Produksi Blok 405A yang menjamin kelangsungan operasional 25 tahun ke depan.

"Bersandarnya kapal yang telah mengarungi samudera sebulan lebih ini menjadi harapan untuk visi ketahanan energi nasional. Ini merupakan bukti nyata Pertamina dalam mewujudkan amanah Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto," ujar Simon dalam sambutannya di Grha Pertamina, Jakarta.

Simon menekankan pentingnya semangat kolaborasi antar-entitas untuk memperkuat operasional dan mencapai target bersama.

Menurutnya, pengapalan minyak mentah ini mencerminkan adanya sinergi antar entitas di tubuh Pertamina, melibatkan PT Pertamina Internasional EP sebagai produsen, Pertamina International Shipping sebagai pelaksana proses pengapalan, dan Kilang Pertamina Internasional sebagai pembeli dan pengelola kilang dalam negeri.

"Sinergi ini telah mampu memperkuat posisi Indonesia di rantai pasok energi global, membuktikan Indonesia mampu berdiri di kaki sendiri," tambah Simon.

Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan menyampaikan bahwa kesuksesan perjalanan minyak mentah dari Aljazair ke Indonesia tidak lepas dari upaya Perwira Pertamina yang berdedikasi tinggi dan berbakti kepada Tanah Air.

Menurut Irawan, peristiwa ini menunjukkan keseriusan Pertamina dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

"Saya ucapkan selamat dan apresiasi dan mengimbau agar terus melanjutkan kerja dengan produktif dan memerhatikan rambu-rambu HSSE sebagai bagian dari prinsip dan budaya kerja Pertamina," tandasnya.

(ins)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK