Konsumen Meikarta Resah Belum Dapat Refund, Bos Lippo Jawab Ini

CNN Indonesia
Selasa, 03 Feb 2026 08:56 WIB
Bos Lippo Group James Riady merespons keresahan konsumen Meikarta yang pekan lalu masih belum mendapatkan refund atau pengembalian dana. (Foto: CNN Indonesia/Feby Febrina Nadeak)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bos Lippo Group James Riady merespons keresahan konsumen Meikarta yang pekan lalu masih belum mendapatkan refund atau pengembalian dana.

James mengklaim hampir seluruh konsumen telah menerima unit apartemen Meikarta. Tidak ada konsumen yang belum mendapatkan unit apartemen sesuai perjanjian.

"Tidak ada yang belum terima (unit apartemen) sesuai dengan perjanjian," kata James di acara Forum Peningkatan Integritas Pejabat Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di BPSDM Kemenkum RI, Jakarta, Minggu (1/2) dikutip Detikproperti.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara kemudian menambahkan pembayaran refund konsumen Meikarta telah dilakukan dalam dua tahap.

Untuk proses pengaduan refund Meikarta, Kementerian PKP memfasilitasi lewat layanan aduan konsumen BENAR-PKP (Bantuan Edukasi dan Asistensi Ramah untuk Pengaduan Konsumen Perumahan).

"Sudah ada 2 tahap yang kemarin dari Pak James, jadi kami ada BENAK-PKP dan kami sudah sampaikan sudah ada dua tahap pembayaran kepada konsumen (refund), silakan cek ya," ujar Ara.

PT Mahkota Sentosa Utama selaku pengembang Apartemen Meikarta mengklaim lebih dari 3.600 unit telah diserahkan, serta lebih dari 16.500 unit diselesaikan sepanjang 2025.

Namun ternyata masih banyak konsumen Meikarta yang resha karena belum mendapatkan refund maupun unit. Konsumen yang terbagung dalam Perkumpulan Komunitas Peduli Konsumen Meikarta (PKPKM) bahkan mendatangi kantor Kementerian PKP pada Selasa lalu (27/1).

Ketua PKPKM Yosafat Erland mengatakan pihaknya meminta kejelasan soal nasib konsumen yang belum mendapatkan refund, sementara Kementerian PKP berencana akan membangun rumah susun (rusun) subsidi sebanyak 100 ribu unit di Meikarta.

"Sudah mau setahun ini (belum dapat refund) tiba-tiba muncul berita bahwa Kementerian PKP akan membangun rusun subsidi di Meikarta. Jadi kami bertanya-tanya nasib kami ini bagaimana? Apa masalah kami selesai atau enggak," ucap Yosafat.

(pta)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK