IHSG Diramal Bergerak Datar Awali Pekan Ini

CNN Indonesia
Senin, 02 Feb 2026 06:20 WIB
IHSG diproyeksi bergerak datar atau terkonsolidasi pada Senin (2/2)  seiring meredanya tekanan jual akibat kebijakan MSCI terkait transparansi data bursa.
IHSG diproyeksi bergerak datar atau terkonsolidasi pada Senin (2/2) seiring meredanya tekanan jual akibat kebijakan MSCI terkait transparansi data bursa. (Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak datar atau terkonsolidasi pada perdagangan Senin (2/2).

Founder WH-Project William Hartanto memperkirakan IHSG bergerak mixed dengan peluang rebound di awal pekan ini seiring meredanya tekanan jual akibat konflik Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait transparansi data bursa.

Meski demikian, kata dia, penurunan tajam harga emas pada akhir pekan lalu masih menjadi sentimen negatif, khususnya bagi saham-saham emas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Peluang rebound tetap ada, namun penurunan harga emas berpotensi menahan penguatan IHSG," ujar William dalam riset hariannya.

Dengan sentimen tersebut, William memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 8.290 dan resistance 9.000 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni MDKA, MAPI, BBTN, dan TLKM.

Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat indeks saham bergerak konsolidasi pada perdagangan akhir pekan lalu dengan peluang naik ke 8.596 di hari ini untuk mulai menutup gap sekaligus menguji SMA-60 sebagai resisten dinamis tren jangka menengah.

"Penguatan ke area 8.596 diperlukan untuk menutup gap dan menguji SMA-60 sebagai penentu tren, ujar Ivan.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 7.762, 7.265, dan 7.099 dan resistance 8.596, 8.837, dan 9.174 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AADI, ADRO, EMTK, GOTO, dan INKP.

IHSG ditutup di level 8.329 pada perdagangan Jumat (30/1) sore. Indeks saham menguat 97,40 poin atau naik 1,18 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp41,69 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 57,82 miliar saham.

Pada penutupan akhir pekan lalu, 551 saham tercatat menguat, 194 terkoreksi, dan 65 stagnan.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

[Gambas:Video CNN]

(del/pta)