Anjlok Lagi, IHSG Dibuka Merosot ke 7.888 Pagi Ini
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Selasa pagi (3/2). Indeks saham masih belum berhasil bangkit usai anjlok 8 persen dua hari beruntun pekan lalu.
Pada pembukaan perdagangan hari ini, IHSG turun 28,63 poin atau 0,47 persen ke level 7.888. Pada awal sesi, indeks saham sempat menyentuh level tertinggi di 7.919 sementara level terendahnya berada di 7.872.
Aktivitas transaksi terpantau cukup ramai dengan volume perdagangan mencapai 502 juta saham dan nilai transaksi sekitar Rp4,73 juta. Frekuensi perdagangan tercatat 45.370 kali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pembukaan perdagangan ini, 309 saham menguat, 216 saham melemah, dan 147 saham stagnan.
Sebelumnya, analis teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memproyeksikan IHSG hari ini bergerak melemah terbatas dengan potensi koreksi di kisaran 7.680-7.835. Area tersebut menjadi zona yang perlu dicermati sebelum indeks berpeluang kembali menguat ke rentang 8.128-8.527.
"Area 7.680-7.835 menjadi zona koreksi untuk membentuk wave (b) dari wave [x], sebelum IHSG berpeluang menguat ke 8.128-8.527," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 7.654, 7.481 dan resistance 8.094, 8.318 hari ini.
Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memproyeksikan indeks saham hari ini berpotensi melanjutkan pelemahan apabila bergerak turun di bawah level 7.762.
Jika level tersebut ditembus, indeks diperkirakan mengarah ke 7.265 sebagai target penurunan berikutnya, seiring masih berlanjutnya fase koreksi.
"IHSG akan memberikan sinyal kelanjutan tren turun menuju 7.265 apabila mulai bergerak di bawah 7.762," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 7.762, 7.265, dan 7.099 dan resistance 8.377, 8.596, dan 8.837 hari ini.
(fln/pta)