Trump Pangkas Tarif Impor India Jadi 18 Persen

CNN Indonesia
Selasa, 03 Feb 2026 12:06 WIB
Trump memangkas tarif impor India dari 50 persen menjadi 18 persen sebagai imbalan atas persetujuan PM Modi menyetop pembelian minyak dari Rusia.
Trump memangkas tarif impor India dari 50 persen menjadi 18 persen sebagai imbalan atas persetujuan PM Modi menyetop pembelian minyak dari Rusia. (Foto: SAUL LOEB / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memangkas tarif impor terhadap barang-barang India menjadi 18 persen. Semula, Trump menggetok India dengan tarif 50 persen.

Penurunan tarif ini merupakan imbalan atas kesediaan New Delhi menyetop pembelian minyak dari Rusia, serta menurunkan hambatan perdagangan bagi produk-produk asal AS.

Trump mengumumkan kesepakatan tersebut melalui media sosial Truth Social usai menelepon Perdana Menteri India Narendra Modi. Ia menyebut India kini akan membeli minyak dari AS, yang bisa jadi berasal dari kilang-kilang Venezuela.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain membeli produk energi AS, termasuk batu bara, serta teknologi, produk pertanian, dan lainnya senilai lebih dari US$500 miliar atau setara Rp8.385 triliun (asumsi kurs Rp16.770 per dolar AS), Trump mengatakan PM Modi berkomitmen membeli produk Amerika pada tingkat yang lebih tinggi.

"Mereka juga akan bergerak untuk mengurangi tarif dan hambatan nontarif terhadap AS menjadi Nol," kata Trump.

Meski begitu, Trump tidak memberikan detail tambahan dalam unggahannya di media sosialnya, termasuk tanggal mulai tarif yang lebih rendah, batas waktu bagi India untuk menghentikan pembelian minyak Rusia, pengurangan hambatan perdagangan, dan produk AS mana yang telah dijanjikan India untuk dibeli.

Kepada Reuters, seorang pejabat Gedung Putih mengatakan AS akan mencabut tarif hukuman 25 persen terhadap semua impor dari India terkait pembelian minyak Rusia.

Pengumuman Trump soal pemangkasan tarif impor India juga menambah sentimen positif terhadap produsen semikonduktor dan artificial intelligence (AI), yang mendorong indeks utama saham ke zona positif pada hari itu.

Saham perusahaan India besar yang terdaftar di AS melonjak karena informasi tersebut. Perusahaan konsultasi IT Infosys ditutup 4,3 persen lebih tinggi, Wipro naik 6,8 persen, HDFC Bank naik 4,4 persen, dan dana exchange-traded iShares MSCI India melonjak 3 persen.

[Gambas:Video CNN]

(fln/pta)