Purbaya Akui Pertumbuhan Ekonomi 2025 Tak Sesuai Janji: Tapi Lumayan

CNN Indonesia
Kamis, 05 Feb 2026 15:30 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengakui pertumbuhan ekonomi sebesar 5,11 persen sepanjang 2025 di bawah target yang dijanjikannya. (Foto: CNN Indonesia/Muhammad Falah Nafis)
Tangerang, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengakui pertumbuhan ekonomi sebesar 5,11 persen sepanjang 2025 di bawah target yang dijanjikannya.

Diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,11 persen sepanjang 2025 (yoy), sementara untuk kuartal IV-2025 tumbuh sebesar 5,39 persen (yoy)

Purbaya mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 sudah ke arah membaik meski lebih rendah dibandingkan perkiraannya, yakni rentang 5,6 sampai 5,7 persen

"Ini lebih rendah dari perkiraan saya atau janji saya. Saya kan maunya 5,6 atau 5,7. Jadi harusnya 5,5 lah. Tapi sejujurnya lumayan lah kita masih tumbuh 5,1 persen," ujar Purbaya saat ditemui di Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (5/2).

"Yang penting apa? ekonomi sudah membaik," tambahnya.

Kemudian, Purbaya menyebut pertumbuhan ekonomi tersebut lebih tinggi sejak lima tahun terakhir, yakni hanya berada di rentang 4 persen sampai 5,1 persen.

"Tadinya kan berapa sih? 4 persen, ini 5 persen. Ini 5,1 persen. Sekarang udah 5,39 persen. Itu tertinggi dalam berapa tahun terakhir, lho? Di triwulan keempat mungkin 4 tahun, 5 tahun terakhir. Jadi lumayan. Jadi ada sinyal pembalikan ekonomi," terangnya.

Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, Sang bendahara negara tersebut juga menegaskan akan mengunjungi sejumlah kementerian/lembaga agar belanja lebih tepat sasaran.

"Ini awal karena sebagian mesin belum jalan. Tapi saya harapkan tahun ini akan lebih baik lagi. Ini saya akan lebih banyak jalan-jalan ke kementerian/lembaga supaya belanja mereka tetap sasaran," ungkap Purbaya.

"Dan kami akan juga lebih aktifkan lagi proses sidang di debottlenecking. Supaya seluruh kendala bisnis bisa dihilangkan dari perekonomian kita secepat mungkin," tambahnya.

Lebih lanjut, ia juga menargetkan pertumbuhan ekonomi kuartal I tahun 2025 dapat menuju angka 6 persen.

"Ini kan 5 poin (persen). Saya harapkan menuju 6. Ini kan kita baru bulan pertama masuk ke bulan kedua. Tinggal 1, hampir 2 bulan lagi kan. Kalau bisa lebih cepat lagi.

"Abis ini saya akan putar-putar kementerian/lembaga. Kita lihat penyerapannya bulan pertama seperti apa. Bulan kedua seperti apa. Bulan ketiga seperti apa," pungkasnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,11 persen sepanjang 2025, lebih tinggi dibandingkan 2024 yang tumbuh 5,03 persen. Bila dibandingkan dengan 2023 yang berhasil tumbuh 5,05 persen, pertumbuhan 2025 jauh di atasnya.

"Sepanjang tahun 2025, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,11 persen," ujar Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers, Kamis (5/2).

Sementara, pertumbuhan ekonomi mitra dagang Indonesia sepanjang 2025 tercatat China tumbuh 5 persen, Singapura 4,8 persen, Malaysia 4,9 persen. Kemudian Vietnam 8 persen, Korea Selatan 1 persen dan Filipina 4,4 persen.

Kemudian, perekonomian Indonesia pada kuartal IV 2025 tumbuh 0,86 persen dibandingkan kuartal III-2025 (qtq). Namun, secara tahunan atau dibandingkan kuartal IV 2024, tumbuhnya hanya 5,39 persen (year on year/yoy).

Lima lapangan usaha yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal IV adalah industri pengolah, perdagangan pertanian, konstruksi dan pertambangan.

Industri pengolah berhasil tumbuh 5,4 persen, perdagangan 6,07 persen dan pertanian tumbuh 5,14 persen. Kemudian konstruksi tumbuh 3,89 persen dan pertambangan kontraksi 1,31 persen.

(fln/pta)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK