Target PDB 2025 Meleset, Purbaya Tetap Pede Capai 6 Persen 2026

CNN Indonesia
Kamis, 05 Feb 2026 19:27 WIB
Menkeu Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi 2026 bisa mencapai 6 persen, meskipun capaian tahun lalu masih di bawah harapan pemerintah.
Menkeu Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi 2026 bisa mencapai 6 persen, meskipun capaian tahun lalu masih di bawah harapan pemerintah. (FOTO:REUTERS/Willy Kurniawan).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan (MenkeuPurbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026 bisa mencapai 6 persen. Angka itu jauh di atas target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yakni 5,4 persen, sementara capaian tahun lalu masih di bawah target pemerintah.

Perekonomian Indonesia sepanjang 2025 cuma tercapai 5,11 persen, di bawah target pemerintah 5,2 persen dalam APBN. Begitu juga dengan pertumbuhan kuartal IV 2025 yang hanya 5,39 persen, di bawah harapan Purbaya 5,6 persen.

"Saya optimis terus. Kita coba, walaupun di APBN 5,4 persen, kita coba dorong ke arah 6 persen, kalau bisa untuk 2026," ujarnya ditemui di Istana Negara, Kamis (5/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Purbaya meski pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2025 tercatat di bawah target yang ia tetapkan sebelumnya. Namun, menurutnya capaian tersebut tetap menunjukkan perbaikan yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

"Kuartal keempat tumbuhnya 5,39 persen ya. Di bawah target saya 5,6-5,75 persen, tapi pada dasarnya udah lumayan lah," jelasnya.

Pertumbuhan perekonomian di akhir tahun tersebut dinilai sangat lebih baik dari kondisi yang seharusnya. Ia yakin kondisi tersebut akan lanjut pada tahun ini.

"Kita lihat arah perbaikan ekonomi yang clear, yang tadinya mau begini kan (gerakan tangan ke bawah), rupanya terus berjalan. Sekarang pertumbuhan (kuartal) keempat sudah cukup bagus 5,36 persen, cukup bagus. Yang penting arahnya membalik ke arah perbaikan dan ke depan akan semakin membaik," jelasnya.

Purbaya bahkan sangat yakin tren pertumbuhan positif tersebut akan berlanjut pada awal 2026 dan akan semakin menguat pada periode berikutnya seiring dorongan kebijakan fiskal pemerintah.

"Saya pikir kuartal pertama tahun ini, tren pertumbuhan yang kemarin akan terus berlangsung, dan nanti akan semakin cepat di kuartal-kuartal berikutnya," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/ins)