Danantara Pastikan Pertamina Bakal Lepas Bisnis Hotel hingga Maskapai

CNN Indonesia
Selasa, 10 Feb 2026 19:53 WIB
Danantara memastikan Pertamina akan melepas seluruh bisnis yang tidak berkaitan dengan sektor minyak dan gas, termasuk bisnis hotel dan maskapai penerbangan.
Danantara memastikan Pertamina akan melepas seluruh bisnis yang tidak berkaitan dengan sektor minyak dan gas, termasuk bisnis hotel dan maskapai penerbangan. (FOTO:CNN Indonesia/Dela Naufalia Fitriyani).
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memastikan PT Pertamina (Persero) akan melepas seluruh bisnis yang tidak berkaitan langsung dengan sektor minyak dan gas, termasuk bisnis hotel, asuransi hingga maskapai penerbangan.

Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria mengatakan langkah ini menjadi bagian dari transformasi Pertamina agar lebih fokus pada bisnis inti energi.

"Pertamina tidak akan punya lagi perusahaan yang non-related kepada oil and gas. Seluruh perusahaan Pertamina yang non-oil dan gas itu akan di spin out. Dia akan keluar dari Pertamina," ujar Dony dalam acara CNBC Indonesia Outlook 2026, Selasa (10/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seiring penajaman fokus tersebut, Pertamina juga melakukan konsolidasi bisnis di sektor hilir. Dony menyebut perusahaan telah merampungkan proses merger tiga anak usaha menjadi Subholding Downstream pada 1 Februari lalu.

Ia menyebutkan penggabungan ini juga sekaligus untuk meningkatkan efisiensi dan integrasi usaha.

"Kita konsolidasikan kembali antara Patra Niaga (Pertamina Patra Niaga), PIS (Pertamina International Shipping) dan juga Kilang (Kilang Pertamina Internasional). Karena ini kan satu perusahaannya harusnya, tidak bisa dicacah yang menyebabkan inefficiency," jelasnya.

Dony menambahkan, langkah transformasi ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha swasta untuk terlibat dalam kerja sama maupun investasi di BUMN yang tengah berbenah. Proses spin out dan konsolidasi memberi ruang bagi pengusaha melihat potensi bisnis baru.

"Karena itu, kita membuka peluang buat para pengusaha-pengusaha untuk terlibat dan melihat potensi-potensi bekerjasama dan juga melihat peluang yang ada di dalam perusahaan-perusahaan BUMN di proses transformasi yang kami lakukan ini," tutupnya.

Saat ini Pertamina memiliki bisnis hotel Patra Jasa, asuransi Tugu Insurance dan PertaLife Insurance. Kemudian di bidang penerbangan ada Pelita Air, serta di bidang kesehatan ada Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP).

[Gambas:Video CNN]

(ldy/ins)