Istana Sudah Kantongi Usulan Calon Anggota Pansel OJK

CNN Indonesia
Rabu, 11 Feb 2026 05:30 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi telah menerima sejumlah usulan nama calon anggota panitia seleksi (pansel) untuk proses pemilihan pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Mensesneg Prasetyo Hadi telah menerima sejumlah usulan nama calon anggota panitia seleksi (pansel) untuk proses pemilihan pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Foto: CNN Indonesia/Muhammad Naufal)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan telah menerima sejumlah usulan nama calon anggota panitia seleksi (pansel) untuk proses pemilihan pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ia mengatakan usulan tersebut berasal dari berbagai unsur, termasuk kementerian terkait dan saat ini masih dalam tahap awal pembentukan pansel.

Menurut Prasetyo, pemerintah memang telah mengantongi beberapa nama, namun belum menetapkan komposisi pansel secara final.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beberapa sudah (ada nama anggota pansel), karena itu kan berasal dari berbagai unsur ya. Ada yang dari Kementerian Keuangan, kami menerima usulan nama-nama untuk menjadi anggota pansel," ujarnya di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2).

Ia menegaskan pembentukan pansel masih berjalan sehingga pembahasan mengenai sosok pimpinan OJK ke depan belum dilakukan. Prasetyo juga memastikan belum ada keputusan ataupun pembahasan khusus terkait nama-nama yang sempat beredar di publik.

"Belum, kan baru pembentukan pansel," kata dia.

Terkait isu pasar yang sempat mengaitkan sejumlah nama, termasuk Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun, Prasetyo menegaskan pemerintah belum membicarakan hal tersebut. Fokus pemerintah saat ini adalah memastikan proses seleksi berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

Prasetyo menyampaikan harapan Istana terhadap figur pimpinan OJK yang akan terpilih. Menurutnya, OJK memegang peran krusial dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan di sektor jasa keuangan nasional.

"Harapannya kita harus berhasil menemukan pimpinan OJK yang betul-betul menguasai bidangnya dan memahami bahwa peran OJK sangat penting dalam menjaga ekosistem jasa keuangan kita, supaya kejadian seperti kemarin tidak terulang kembali," ujarnya.

Pemerintah tengah mempercepat proses seleksi pimpinan OJK menyusul gejolak pasar keuangan pada akhir Januari lalu yang ditandai dengan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga memicu penghentian perdagangan sementara.

Dalam situasi tersebut, sejumlah pejabat OJK mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab, termasuk ketua dan wakil ketua Dewan Komisioner.

Untuk mengisi kekosongan jabatan strategis tersebut, pemerintah membentuk panitia seleksi yang bertugas menyeleksi ketua Dewan Komisioner OJK, wakil ketua Dewan Komisioner, serta Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyatakan proses seleksi ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu-dua minggu agar kepemimpinan OJK segera definitif.

[Gambas:Video CNN]

(del/pta)