Bos Hotel Hyatt Mundur usai Jejak Relasi dengan Epstein Terbongkar
Kepala Eksekutif Hyatt Hotels Corporation Thomas Pritzker mengumumkan pengunduran dirinya usai hubungannya dengan predator seksual Jeffrey Epstein terbongkar.
Jejak relasi keduanya terungkap dalam dokumen terbaru yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS).
Pritzker menjabat sebagai Kepala Eksekutif Hyatt sejak 2004. Selain mundur, miliarder itu juga menyatakan tidak akan mencalonkan diri kembali dalam pemilihan dewan direksi perusahaan.
"Pengelolaan yang baik juga berarti melindungi Hyatt, terutama dalam konteks hubungan saya dengan Jeffrey Epstein dan Ghislaine Maxwell yang sangat saya sesali," ujar Pritzker dalam pernyataan resminya, dikutip CNN, Selasa (17/2).
Ia menambahkan, dirinya telah membuat penilaian yang sangat buruk dengan tetap menjalin kontak dengan keduanya.
"Saya membuat keputusan yang sangat keliru dengan mempertahankan hubungan tersebut, dan tidak ada alasan atas kegagalan saya untuk segera menjaga jarak," katanya.
Pritzker menjadi tokoh terbaru dari kalangan elite bisnis yang menghadapi konsekuensi setelah dokumen-dokumen baru mengungkap luasnya jaringan predator seksual Epstein.
Dalam berkas yang dirilis Departemen Kehakiman AS, Pritzker disebut beberapa kali berkomunikasi dengan Epstein, bahkan setelah kesepakatan pembelaan kontroversial Epstein pada 2008 terkait kasus perekrutan anak di bawah umur untuk prostitusi.
Salah satu contoh komunikasi yang terungkap terjadi pada 2018. Kala itu, Epstein meminta bantuan Pritzker untuk mengatur reservasi bagi seorang perempuan yang bepergian ke Asia dan dilaporkan sebagai kekasihnya.
Dalam salah satu email, perempuan tersebut menulis, "Akan mencoba mencari pacar baru untuk Jeffrey," ketika Pritzker menanyakan tujuannya bepergian.
Pritzker membalas, "Semoga kekuatan menyertaimu," disertai emoji wajah tersenyum.
Dewan direksi Hyatt menunjuk Presiden dan CEO Hyatt, Mark Hoplamazian, sebagai bos baru pengganti Pritzker.
Pritzker bukan satu-satunya kaum elite yang terjerat skandal Epstein. Sejumlah figur global lainnya juga menghadapi konsekuensi hingga sanksi. Ekonom Larry Summers sebelumnya dijatuhi larangan seumur hidup dari American Economic Association atas keterkaitannya dengan Epstein.
Selain itu, Sultan Ahmed bin Sulayem, pimpinan operator pelabuhan terbesar dunia DP World, juga dipecat dari posisinya menyusul sorotan atas kedekatannya dengan Epstein.
(lau/pta)