Ara Targetkan Groundbreaking Rusun Subsidi di Lahan Meikarta 8 Maret

CNN Indonesia
Jumat, 20 Feb 2026 16:44 WIB
Kementerian Perumahan dan Permukiman (PKP) menargetkan groundbreaking pembangunan rusun subsidi di Meikarta pada 8 Maret 2026 mendatang.
Kementerian Perumahan dan Permukiman (PKP) menargetkan groundbreaking pembangunan rusun subsidi di Meikarta pada 8 Maret 2026 mendatang. (CNN Indonesia/Sakti Darma Abhiyoso).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Perumahan dan Permukiman (PKP) menargetkan groundbreaking pembangunan rusun subsidi di Meikarta pada 8 Maret 2026 mendatang.

"Rencana 8 Maret kita akan lakukan groundbreaking di lokasi lahan Meikarta yang akan dibangun rusun subsidi. Ini bagian dari percepatan dan terobosan yang sedang kita lakukan," ujar Menteri PKP Maruarar Sirait atau Ara dalam keterangan resmi, Kamis (19/2).

Ara mengungkapkan pihaknya telah melakukan diskusi strategis dengan Lippo Group terkait rencana pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta Bekasi, di Jakarta pada Kamis (19/2) kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan tersebut merupakan langkah percepatan penyediaan hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sekaligus mendukung target Program 3 Juta Rumah.

Ara menegaskan Kementerian PKP akan melakukan sejumlah langkah strategis, termasuk memahami kebutuhan dan preferensi konsumen melalui survei dengan metodologi yang baik dan benar sebelum pembangunan dimulai.

"Kita ingin memahami bagaimana kemauan konsumen. Karena itu, akan dilakukan survei dengan metodologi yang tepat dan sampling yang benar agar produk rusun subsidi ini benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat," imbuhnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan ekosistem pendukung hunian dari pembangunan rusun tersebut.

"Kami juga akan melakukan survei terhadap ekosistem sekitar, seperti ketersediaan sekolah, rumah sakit, pasar, tempat kerja, hingga akses transportasi. Rusun subsidi ini tidak hanya bangunan, tetapi harus didukung lingkungan yang layak dan produktif bagi penghuninya," ujar Ara.

Pemerintah berharap pembangunan rusun subsidi di Meikarta dapat menjadi model penyediaan hunian vertikal terjangkau yang terintegrasi dengan fasilitas sosial, fasilitas umum, dan akses ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain itu, Ara juga menyampaikan berdasarkan data BP Tapera, pembiayaan rusun subsidi hanya terealisasi sebanyak 140 unit dalam lima tahun terakhir.

"Data BP Tapera menunjukkan selama lima tahun ke belakang pembiayaan rusun subsidi hanya 140 unit. Ini sangat kecil. Dengan arahan Presiden Prabowo, kita harus melakukan terobosan. Salah satunya dengan memanfaatkan lahan Meikarta untuk menjadi rusun subsidi dengan target bisa mencapai 141 ribu unit," ungkapnya.

[Gambas:Video CNN]

(fln/sfr)