Rupiah Menguat ke Rp16.846 Imbas Ekonomi AS Lemah

CNN Indonesia
Senin, 23 Feb 2026 09:40 WIB
Nilai tukar rupiah dibuka menguat 42 poin atau 0,25 persen di level Rp16.846 per dolar AS pada Senin (23/2) pagi.
Nilai tukar rupiah dibuka menguat 42 poin atau 0,25 persen di level Rp16.846 per dolar AS pada Senin (23/2) pagi. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.846 per dolar AS pada Senin (23/2) pagi. Mata uang Garuda menguat 42 poin atau 0,25 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mayoritas mata uang di kawasan Asia bergerak di zona hijau. Yen Jepang menguat 0,58 persen, baht Thailand menguat 0,23 persen, yuan China melemah 0,05 persen, peso Filipina menguat 0,39 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,21 persen.

Dolar Singapura menguat 0,02 persen dan dolar Hong Kong melemah 0,03 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan, mata uang utama negara maju kompak berada di zona hijau. Tercatat euro Eropa menguat 0,38 persen, poundsterling Inggris menguat 0,32 persen, dan franc Swiss menguat 0,54 persen.

Senada, dolar Australia juga menguat 0,38 persen, dan dolar Kanada menguat 0,10 persen.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah menguat terhadap dolar AS yang masih tertekan setelah data eknominya lebih lemah dari perkiraan.

"Rupiah berpotansi menguat terhadap dolar AS yang melemah tajam setelah data pertumbuhan ekonomi yang jauh di bawah ekspektasi dan keputusan MA yang menganulir tarif Trump," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.

Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp16.800 per dolar AS - Rp16.950 per dolar AS.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/pta)