Prabowo Saksikan Perjanjian Danantara-Arm Kembangkan Industri Chip RI

CNN Indonesia
Selasa, 24 Feb 2026 11:41 WIB
Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan perjanjian Danantara dan Arm Limited di Inggris untuk mengembangkan desain chip nasional. (Foto: Sekretariat Presiden)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia (BPI Danantara) dan Arm Limited di London, Inggris, pada Senin (23/2), untuk mengembangkan desain semikonduktor alias chip nasional.

Menko Bidang Perekonomian AIrlangga Hartarto menyebut pengembangan desain chip nasional itu akan fokus di enam bidang intellectual property strategis.

Perjanjian antara Danantara dengan perusahaan semikonduktor asal Inggris, Arm Limited ini disaksikan langsung Presiden RI Prabowo Subianto di London, Senin (23/2).

"Enam ini merupakan IP, intellectual property, yang kita bisa pilih apakah satu untuk teknologi otomotif, kedua internet of things, ketiga terkait dengan data center, kemudian bisa juga tentang home appliances, yang dua lagi kita bisa pilih apakah kita mau yang futuristic, terutama autonomous vehicle, dan quantum computing, dan yang lain. Jadi ini semua masih dibahas nanti dengan Danantara, sehingga ini IP-nya akan dipegang oleh Indonesia," kata Airlangga mengutip keterangan pers, Selasa (24/2).

Airlangga menyampaikan lewat kerja sama ini, Indonesia ditargetkan bisa melatih 15 ribu engineers yang diharapkan dapat menguasai teknologi chipset. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan membuat Indonesia memiliki kemampuan di bidang semikonduktor ke depannya.

Airlangga juga menyebut kerjasama ini merupakan upaya pemerintah dalam menguasai teknologi semikonduktor.

Dalam industri semikonduktor, imbuh Airlangga, Arm menguasai sekitar 96 persen teknologi chip untuk sektor otomotif global serta hampir 94 persen desain chip untuk pusat data dan AI.

"Dan Arm ini adalah salah satu perusahaan yang menguasai pasar semikonduktor terutama untuk dari segi desain. Jadi ini yang paling hulu daripada industri semikonduktor itu sendiri," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan kemitraan ini diharapkan mampu memberikan dampak luas bagi pengembangan industri nasional sekaligus memperkuat kedaulatan teknologi Indonesia.

Ia menyampaikan program itu akan dilakukan melalui pengiriman tenaga ahli ke luar negeri maupun menghadirkan pelatih Arm langsung ke Indonesia dengan modul pelatihan khusus.

"Rencananya juga seperti yang sampaikan Pak Menko ada 15 ribu engineer kita yang akan di-train, dilatih oleh Arm ini baik dengan mengirimkan mereka ke sini ataupun nanti pengajar mereka akan datang ke Indonesia dengan modul-modulnya," ujar Rosan.

(mnf/pta)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK