Prabowo Targetkan Pendapatan Petani-Nelayan Naik Rp202 T Lewat KDMP

CNN Indonesia
Minggu, 12 Jul 2026 19:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto berpidato pada acara puncak peringatan ke-79 Hari Koperasi di Jakarta, (12/7/2026).
Presiden Prabowo Subianto menargetkan peningkatan pendapatan petani, peternak, dan nelayan hingga Rp202 triliun melalui Koperasi Desa Merah Putih. (Sekretariat Presiden)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto menargetkan pendapatan petani, peternak, dan nelayan meningkat hingga Rp202 triliun per tahun melalui Koperasi Desa/Kelurahan (KDMP) Merah Putih.

Menurutnya, koperasi tersebut akan menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi pedesaan.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Jakarta, Minggu (12/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo mengatakan pemerintah memproyeksikan kehadiran Kopdes Merah Putih mampu mendorong peningkatan pendapatan para produsen di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

"Nanti akan ada pendapatan produsen yang juga meningkat sebesar Rp202 triliun di petani, peternak, dan nelayan," ujar Prabowo.

Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, ia mengatakan keberadaan Kopdes Merah Putih juga diperkirakan mampu menggerakkan perekonomian desa hingga Rp223 triliun setiap tahun.

"Kita proyeksikan KDKMP bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sebesar Rp223 triliun tiap tahun akan beredar di desa-desa. Tidak keluar, akan beredar di desa-desa," katanya.

Prabowo menjelaskan Kopdes Merah Putih akan dikembangkan sebagai pusat pelayanan ekonomi desa yang menyediakan berbagai layanan, mulai dari simpan pinjam, toko sembako, apotek desa, gudang logistik, hingga fasilitas penyimpanan dingin (cold storage).

Ia menegaskan koperasi tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah membangun ekonomi dari desa agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat langsung dirasakan masyarakat.

"Ekonomi kita akan bangkit dari desa, kecamatan, kabupaten. Dan uangnya akan tinggal di desa, di kecamatan, di kabupaten. Kita akan balikan. Kalau selama ini kekayaan rakyat Indonesia disedot, kita kembalikan sekarang. Ekonomi akan turun ke rakyat," ujar Prabowo.

(lau/isn) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]