Alasan Produsen Mie Sedaap PHK Massal 400 Karyawan Jelang Lebaran

tim | CNN Indonesia
Selasa, 24 Feb 2026 13:23 WIB
Produsen Mie Sedaap membantah PHK 400 karyawan menjelang Lebaran 2026 untuk menghindari kewajiban pembayaran THR, tetapi ada alasan lain.
Produsen Mie Sedaap membantah PHK 400 karyawan menjelang Lebaran 2026 untuk menghindari kewajiban pembayaran THR, tetapi ada alasan lain. (Foto: CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Produsen Mie Sedaap, PT Karunia Alam Segar, mengungkap alasan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 400 karyawan di pabriknya di Gresik, Jawa Timur, menjelang Lebaran 2026.

Perusahaan menegaskan kebijakan PHK dilakukan karena penyesuaian produksi akibat dinamika permintaan pasar, bukan karena momentum Ramadan atau untuk menghindari pembayaran tunjangan hari raya (THR).

"Sebagai industri manufaktur padat karya, operasional perusahaan sangat dipengaruhi oleh dinamika permintaan pasar. Penyesuaian kapasitas produksi merupakan hal yang lazim dilakukan untuk menjaga keberlangsungan usaha secara berkelanjutan," ujar Human Resources and General Affairs Karunia Alam Segar Peter Sindaru, Senin (23/2), melansir CNBC Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peter membantah anggapan bahwa PHK dilakukan karena momen tertentu, termasuk Ramadan atau menjelang Idulfitri. Menurutnya, perusahaan secara rutin menyesuaikan jumlah tenaga kerja sesuai kebutuhan produksi.

Ia menjelaskan perusahaan kerap bekerja sama dengan penyedia jasa tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan tambahan saat produksi meningkat. Namun, ketika permintaan menurun, jumlah tenaga kerja juga disesuaikan.

"Mekanisme ini merupakan praktik umum dalam industri manufaktur dan telah dijalankan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Peter.

Dirinya juga menegaskan kebijakan penambahan maupun pengurangan tenaga kerja dilakukan berdasarkan kebutuhan operasional, serta tidak berkaitan dengan bulan atau momentum tertentu.

"Penyesuaian ini merupakan bagian dari langkah manajerial yang dilakukan secara terukur dan sesuai ketentuan yang berlaku, bukan karena adanya momen tertentu seperti Ramadan," ujarnya.

PT Karunia Alam Segar merupakan anak perusahaan PT Wings Surya (Wings Group) yang memproduksi berbagai makanan dan minuman instan, termasuk Mie Sedaap.

Kebijakan PHK tersebut sebelumnya menuai kritik sejumlah pihak, terutama di kalangan para buruh, karena dilakukan menjelang Lebaran. DPR RI turut merespons langkah perusahaan setelah menerima aspirasi dari para pekerja.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan DPR telah berkoordinasi dengan manajemen perusahaan dan memperoleh komitmen penghentian PHK.

"Pihak DPR RI telah menerima aspirasi dari pekerja Mie Sedaap. Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Mie Sedaap dan didapatkan hasil bahwa pihak Mie Sedaap akan segera menyetop PHK yang terjadi, dan pihak Mie Sedaap juga berjanji tidak akan ada PHK-PHK di Mie Sedaap lagi," ujar Dasco dalam keterangan pers.

Menurut Dasco, penghentian PHK dinilai penting mengingat momentum Ramadan dan menjelang Idulfitri seharusnya tidak diwarnai pemutusan kerja yang dapat menimbulkan keresahan pekerja.

"Ini adalah hal yang menurut kami seharusnya tidak terjadi pada saat puasa dan menjelang Lebaran. Sehingga tadi sepakat pihak Mie Sedaap untuk menyetop PHK," katanya.

Ia menambahkan komitmen perusahaan diharapkan memberikan kepastian bagi pekerja agar dapat kembali bekerja dengan tenang selama Ramadan dan menjelang Lebaran.

"Saya pikir sudah cukup komitmen dari pihak Mie Sedaap. Para pekerja dapat kembali tenang bekerja, sehingga kita sama-sama berpuasa dengan tenang dan menghadapi Lebaran dengan tenang," ujar Dasco.

[Gambas:Video CNN]

(del/pta)