Rupiah Unjuk Gigi ke Rp16.800 per Dolar AS Sore Ini
Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.800 per dolar AS pada Rabu (25/2) sore. Mata uang Garuda menguat 29 poin atau 0,17 persen dari perdagangan sebelumnya.
Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp16.813 per dolar AS.
Mayoritas mata uang di kawasan Asia bergerak di zona hijau. Yen Jepang melemah 0,19 persen, baht Thailand menguat 0,06 persen, yuan China menguat 0,23 persen, peso Filipina menguat 0,43 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,51 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dolar Singapura juga menguat 0,15 persen dan dolar Hong Kong terpantau menguat 0,05 persen pada penutupan perdagangan sore ini.
Di negara maju, kurs mata uang utama negara kompak berada di zona hijau. Tercatat euro Eropa menguat 0,20 persen, poundsterling Inggris menguat 0,25 persen, dan franc Swiss menguat 0,08 persen.
Dolar Australia menguat 0,60 persen, dan dolar Kanada juga menguat 0,09 persen.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi oleh meningkatnya risiko di pasar keuangan global.
"Rupiah berbalik menguat didukung oleh sentimen risk on dan inflow dana asing di pasar ekuitas domestik. DXY sendiri berbalik turun merespon pidato Trump yang mengatakan tidak akan ada perubahan pada kebijakan tarifnya," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.
(sfr/sfr)