Perang Makin Panas, Rupiah Keok ke Rp16.868 per Dolar AS

CNN Indonesia
Senin, 02 Mar 2026 16:13 WIB
Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.868 per dolar AS pada Senin (2/3) sore. Mata uang Garuda melemah 81 poin atau 0,48 persen dari perdagangan sebelumnya. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.868 per dolar AS pada Senin (2/3) sore. Mata uang Garuda melemah 81 poin atau 0,48 persen dari perdagangan sebelumnya.

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp16.848 per dolar AS.

Mayoritas mata uang di kawasan Asia terdepresiasi. Yen Jepang melemah 0,70 persen, baht Thailand melemah 1,33 persen, yuan China melemah 0,35 persen, peso Filipina melemah 0,92 persen, dan won Korea Selatan melemah 1,67 persen.

Dolar Singapura juga melemah 0,62 persen dan dolar Hong Kong terpantau menguat 0,02 persen pada penutupan perdagangan sore ini.

Sedangkan, mata uang utama negara maju juga kompak berada di zona merah. Tercatat euro Eropa melemah 0,78 persen, poundsterling Inggris melemah 0,97 persen, dan franc Swiss melemah 0,47 persen.

Dolar Australia juga melemah 0,70 persen, dan dolar Kanada ikut melemah 0,19 persen.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah melemah bersama mayoritas mata uang lainnya karena perang Timur Tengah yang makin panas. Bahkan data neraca dagang hingga inflasi yang dirilis BPS tidak mampu mengangkat rupiah.

"Data ekonomi domestik yang dirilis tadi pagi memberikan sinyal yang beragam, namun tidak terlalu berdampak pada rupiah yang sangat tertekan, intervensi BI yang cukup besar menahan perlemahan yang lebih lanjut," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.

(ldy/pta)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK