Misbakhun Ramal Kinerja Danantara Turun Usai Groundbreaking 18 Proyek
Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun mengungkapkan kinerja awal Danantara Indonesia berpotensi melemah akibat investasi di 18 proyek yang tengah dijalankan.
Hal itu diungkap Misbakhun dalam acara Indonesia Economic Forum 2026 yang digelar CNN Indonesia di Auditorium Bank Mega, Jakarta, Senin (2/3).
Misbakhun awalnya menjelaskan bahwa di tengah konflik di Timur Tengah yang sedang memanas, Indonesia tidak bisa mengandalkan Foreign Direct Investment (FDI) atau investasi dari asing.
"Kita jangan berharap terlalu banyak dengan foreign direct investment pada situasi saat ini karena semuanya sedang konsolidasi di masing-masing negara," katanya.
Konsolidasi di Indonesia, menurut Politikus Partai Golkar itu, perlu diperkuat melalui Danantara Indonesia. Ia menekankan investasi yang dijalankan Danantara harus memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
Lihat Juga :CNN Indonesia Economic Forum Airlangga Bocorkan Mitigasi Impor Minyak di Tengah Eskalasi Timteng |
Saat ini, dari total 18 proyek yang digarap Dananatara, sekitar enam hingga delapan proyek ditargetkan memasuki tahap peletakan batu pertama atau groundbreaking hingga April mendatang.
"Permintaan investasi [yang tertuang dalam] Rencana Kerja Program [Danantara] ke Komisi XI sudah kita setujui dan mereka akan melakukan realisasi," ujar Misbakhun.
Ia mendorong agar proyek-proyek tersebut segera direalisasikan guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia serta membuka kesempatan kerja.
Namun, Misbakhun mengakui manajemen Danantara telah memaparkan potensi terjadinya fase J-Curve pada awal investasi. Fase J-Curve adalah penurunan kinerja Danantara terlebih dahulu di awal sebelum akhirnya nanti membaik lagi.
"Walaupun kita sadar sepenuhnya dalam presentasinya Danantara kepada Komisi XI Itu mereka menyampaikan akan terjadi fase J-Curve. Ketika mereka melakukan investasi itu akan terjadi penurunan terhadap kinerja Danantara secara keseluruhan dan baru secara jangka panjang akan naik. Itu dalam periode 7 tahun," ucap Misbakhun.
Kendati demikian, ia menilai pada tahap awal seperti groundbreaking, proyek-proyek tersebut tetap dapat memberikan kontribusi melalui pembentukan faktor produksi dan penyerapan tenaga kerja.
"Tentunya investasi-investasi ini kan pada saat mereka masih groundbreaking dan sebagainya, ini kan ada faktor-faktor produksi yang bisa mereka bangun, dan ini harusnya memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan dan lapangan pekerjaan," kata Misbakhun.
Saksikan tayangan selengkapnya CNN Indonesia Economic Forum melalui CNN Indonesia TV dan livestreaming di cnnindonesia.com pada Rabu (4/3) dan Kamis (5/3) jam 20.30 WIB.
(dhz/jal)