Bahlil Tegaskan Tak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi hingga Lebaran
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan tak akan ada kenaikan harga BBM subsidi, Pertalite dan Solar, menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
"Saya dapat memastikan untuk menyangkut subsidi BBM sampai dengan hari raya Insya Allah tidak ada kenaikan apa-apa. Jadi, negara hadir untuk memastikan bahwa sekalipun ada kenaikan harga minyak mentah dunia," ujar Bahlil di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (10/3).
Bahlil menyadari eskalasi konflik di Timur Tengah berpotensi berdampak ke ekonomi Indonesia.
Namun, Bahlil memastikan pemerintah tengah menyiapkan langkah mitigasi mengatasi persoalan itu.
"Kita harus juga mencari sumber-sumber energi lain," ujar dia.
Pada saat yang sama, Bahlil juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying.
Ia memastikan stok BBM nasional RI masih tercukupi.
"Industri kita jalan terus dan impor kita enggak ada masalah apalagi di Timur Tengah itu kita cuma impor crude minyak mentahnya sementara minyak jadinya kita impor dari negara Asia Tenggara dan produksi dalam negeri," ujarnya.
Harga minyak mentah dunia resmi tembus level US$100 barel per hari pada Minggu (8/3), imbas perang AS-Israel ke Iran.
Lonjakan itu sekaligus menjadi rekor tertinggi sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022 lalu.
Melansir CNN, lonjakan harga minyak mentah terjadi seiring meningkatnya kekhawatiran investor bahwa perang yang diinisiasi AS dan Israel ke Iran akan memiliki dampak panjang. Hal tersebut memicu pembatasan berkepanjangan pada aliran distribusi minyak Timur Tengah.
Kendati demikian, harga minyak dunia anjlok lebih dari 6 persen pada perdagangan Selasa (10/3) ini.
Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent turun US$6,51 atau 6,6 persen menjadi US$92,45 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS merosot US$6,12 atau 6,5 persen ke level US$88,65 per barel.
(mnf/sfr)