Prabowo di HUT Danantara: Jangan Main-Main dengan Laporan Palsu
Presiden Prabowo Subianto memperingatkan jajaran BPI Danantara untuk memberikan laporan yang jujur terhadapnya.
Hal itu Prabowo sampaikan dalam pidatonya di acara tasyakuran HUT ke-1 BPI Danantara, Jakarta, Rabu (11/3).
"Hasil sudah kelihatan, saya dapat laporan, mudah-mudahan ini laporan benar, jangan main-main lagi dengan saya laporan palsu, laporan menyenang-nyenangkan, laporan supaya bisa akal-akalan, saya kasih peringtan keras ini," ujar Prabowo.
Prabowo menyebut berdasarkan laporan yang diterima, manajemen Danantara telah memberikan hasil yang positif.
Lihat Juga : |
Ia mengaku mendapat laporan yang menunjukkan return on asset holding BUMN itu selama 2025 meningkat lebih dari 300 persen.
"Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sudah naik lebih dari 300 persen," ujar dia.
Hal tersebut, sambung Prabowo, kian menguatkan keyakinannya membentuk BPI Danantara.
"Tidak mungkin kita kelola 250 perusahaan bahkan ternyata saya baru tahu bukan 250, seribu perusahaan lebih, tidak ada pelajaran manajemen di manapun di dunia 1 manajemen bisa kelola seribu entitas," ucapnya.
Prabowo resmi meluncurkan BPI Danantara pada Senin (24/2/2025).
"Peluncuran Danantara hari ini memiliki arti penting karena Danantara bukan sekadar badan pengelolaan investasi. Tapi jadi instrumen pembangunan nasional," ujar Prabowo saat peluncuran di Istana Merdeka.
Peluncuran dilakukan setelah Prabowo menandatangani Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 2025 tentang perubahan ketiga atas UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN di Istana Kepresidenan. Kemudian, PP Nomor 10 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kelola Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara.
(mnf/sfr)