Harga Pertamax Naik, Kemenhub Minta Pemda Siapkan Angkutan Umum Nyaman
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta pemerintah daerah (pemda) untuk dapat mengalokasikan anggaran pengadaan transportasi umum yang nyaman usai harga BBM non-subsidi Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter.
Awalnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan mengatakan saat ini Kemenhub tengah menjalankan proyek pengadaan transportasi massal berbasis bus (Bus Rapid Transit/BRT) di Bandung dan Medan yang dibiayai oleh pemerintah pusat.
Aan menyebutkan hadirnya BRT tersebut diharapkan mampu membuat masyarakat beralih dari angkutan pribadi ke angkutan umum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita buat angkutan umum ini nyaman, kemudian performance untuk ketepatan waktunya juga kita jamin untuk Headway-nya juga dalam jarak yang aman ya. Sehingga ini mudah-mudahan dengan proyek BRT ini bisa memecahkan salah satu masalah," ujar Aan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Kamis (11/6).
Ia mengungkapkan Kemenhub terus mendorong pemda, terutama tingkat kota untuk mengalokasikan anggaran pengadaan angkutan umum.
Terbaru, Kemenhub baru saja meresmikan skema Buy The Service (BTS) di Batam yang diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat terhadap kenaikan harga BBM Pertamax.
BTS adalah skema subsidi dari Kemenhub di mana pemerintah membeli layanan dari operator swasta bertujuan agar masyarakat bisa mendapatkan angkutan umum massal yang aman, nyaman, dan tepat waktu.
"Kemarin di Batam kita resmikan untuk BTS (Buy the Service) ya, ini salah satu solusi juga. Ada beberapa daerah juga sudah melaksanakan pengadaan angkutan umum masalah ini," ujarnya.
Terkait dampak kenaikan harga Pertamax yang naik, Aan mengatakan angkutan umum masih menggunakan BBM yang disubsidi, seperti Pertalite dan Solar sehingga belum terdampak hingga saat ini.
"Angkutan umum kan masih disubsidi. Itu masih tidak menggunakan Pertamax. Menggunakan solar yang subsidi. Jadi, belum terdampak," ungkap Aan.
(fln/sfr) Add
as a preferred source on Google