Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.884 per Dolar AS Pagi Ini
Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.884 per dolar AS pada Kamis (12/3) pagi. Mata uang Garuda menguat 2 poin atau 0,01 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mayoritas mata uang di kawasan Asia bergerak di zona merah. Yen Jepang menguat 0,07 persen, baht Thailand melemah 0,20 persen, yuan China melemah 0,01 persen, peso Filipina melemah 0,60 persen, dan won Korea Selatan melemah 0,07 persen.
Dolar Singapura melemah 0,02 persen dan dolar Hong Kong menguat 0,01 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.
Sedangkan, mata uang utama negara maju bergerak bervariasi. Tercatat euro Eropa melemah 0,16 persen, poundsterling Inggris melemah 0,19 persen, dan franc Swiss melemah 0,09 persen.
Sementara, dolar Australia menguat 0,04 persen, dan dolar Kanada menguat 0,10 persen.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah akan melemah terhadap dolar AS di tengah kembalinya kekhawatiran seputar disrupsi pasokan minyak mentah dunia.
"Harga minyak mentah dunia kembali melonjak walau ada harapan dukungan dari rencana perlepasan cadangan minyak besar-besaran oleh anggota-anggota IEA," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Kamis (12/3).
Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp16.800 per dolar AS - Rp16.950 per dolar AS.
(ldy/ins)