Bulog Ungkap Tantangan Produksi di Tengah Harga Cabai Mahal

CNN Indonesia
Rabu, 18 Mar 2026 05:45 WIB
Bulog tengah mencari solusi agar kenaikan harga cabai tidak melambung terlalu tinggi.
Bulog tengah mencari solusi agar kenaikan harga cabai tidak melambung terlalu tinggi. (FOTO:CNN Indonesia/Adhi Wicaksono),
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengaku saat ini harga cabai tengah melambung tinggi karena kesulitan produksi. Ia menyebutkan Bulog tengah mencari solusi agar kenaikannya tidak terlalu tinggi.

"Kita sekarang coba bagaimana mencari solusi supaya cabai itu bisa ada stoknya terus. Nah, memang cabai ini kan perawatannya agak ribet. Dari seluruh tanaman yang paling sulit untuk dirawat adalah cabai, memang harus profesional betul," kata Rizal saat ditemui di Kantor Perum Bulog, Jakarta Selatan, Selasa (17/3).

Diketahui, Data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional menunjukkan harga cabai rawit merah masih berada di level relatif tinggi, di tingkat pedagang eceran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data PIHPS Nasional yang dikelola Bank Indonesia per Selasa (17/3), harga cabai rawit merah mencapai Rp92.950 per kilogram.

Sementara itu, untuk kelompok cabai lain juga mengalami kenaikan. Harga cabai merah keriting mencapai Rp55.950 per kilogram, cabai merah besar Rp56.100 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp59 ribu per kilogram.

Terbaru, harga sejumlah komoditas sayuran di pasar tradisional Kabupaten Tangerang, Banten, mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Kenaikan paling signifikan terjadi pada cabai rawit merah yang kini mencapai Rp120 ribu per kilogram.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com di Pasar Gudang Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Selasa (17/3), harga cabai rawit merah naik dari kisaran Rp80 ribu per kilogram menjadi Rp120 ribu per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit merah besar yang kini dijual Rp80 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.

Salah satu pedagang, Sukarta, mengatakan harga cabai cenderung fluktuatif, terutama menjelang hari besar keagamaan karena meningkatnya permintaan masyarakat.

"Ini kan menjelang hari raya, permintaan masyarakat banyak, sedangkan barang di pasar induk dibagi rata ke pedagang-pedagang," ujar Sukarta.

Ia memperkirakan harga komoditas seperti cabai dan bawang masih berpotensi mengalami kenaikan seiring semakin dekatnya perayaan Idulfitri.

"Pasti harga semakin tinggi. Nanti malam juga sudah mulai naik lagi,"tuturnya.

[Gambas:Video CNN]

(fln/ins) Add as a preferred
source on Google