KAI Jakarta Prediksi Puncak Arus Balik Jatuh Selasa 24 Maret

CNN Indonesia
Minggu, 22 Mar 2026 13:23 WIB
PT KAI Daop 1 Jakarta memprediksi puncak arus balik Idulfitri pada 24 Maret, dengan rata-rata 50 ribu penumpang per hari. Siapkan 20 kereta tambahan. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta memprediksi puncak arus balik di Ibu Kota jatuh pada Selasa (24/3) atau H+3 Hari Raya Idulfitri 1447 H.

"Sementara, untuk angka tertinggi (periode arus balik) di tanggal 24 Maret," kata Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo di Stasiun Pasarsenen, Jakarta, Minggu (22/3).

Lebih lanjut, Franoto mengatakan rata-rata volume kedatangan periode arus balik yakni pada tanggal 23-29 Maret adalah sebanyak 50 ribu penumpang per hari.

"Angka ini (50 ribu) adalah (rata-rata kedatangan di) Stasiun Pasar Senen, Gambir, dan stasiun-stasiun lainnya, seperti Jatinegara, Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek. Jadi, total rata-rata per harinya sekitar 50 ribu penumpang yang balik ke wilayah Daop 1 Jakarta," ujar Franoto.

Mobilitas arus balik pun telah terlihat pada hari ini atau H+1 Lebaran. Tercatat pada Minggu ini per pukul 09.00 WIB, sebanyak 41.663 orang tiba di stasiun-stasiun wilayah Daop 1 Jakarta.

Sementara, sebanyak 41.754 penumpang yang berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta. Oleh karena itu, lanjut dia, KAI Daop 1 Jakarta pun telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan operasional di periode arus balik dapat berjalan dengan lancar.

"Ya, tetap untuk kereta api tambahan kita operasikan dari wilayah Daop 1 Jakarta. Kereta api tambahan ada 13 perjalanan keberangkatan dari Stasiun Gambir dan tujuh perjalanan dari Stasiun Pasarsenen. Jadi, totalnya 20 perjalanan kereta api tambahan, sampai tanggal 1 April," kata dia.

Selain itu, Franoto juga mengimbau masyarakat untuk tertib, terutama terkait penjemputan, agar arus mobilitas pemudik dapat berjalan dengan lancar.

"Dalam menghadapi masa arus balik, terutama yang turun atau tiba di Stasiun Pasarsenen, kami mengimbau kepada penjemput penumpang agar tidak menggunakan kendaraan roda empat dikarenakan kapasitas parkir di Stasiun Pasarsenen ini terbatas, sehingga dapat mengganggu atau memengaruhi kelancaran dari alur kendaraan di parkiran Stasiun Pasarsenen," ujar Franoto.

(antara/wis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK