IHSG Diperkirakan Turun Usai Libur Panjang Lebaran

CNN Indonesia
Rabu, 25 Mar 2026 06:20 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada Rabu (25/3) karena masih melanjutkan koreksi jangka pendek dengan potensi turun ke level 6.000.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada Rabu (25/3) karena masih melanjutkan koreksi jangka pendek dengan potensi turun ke level 6.000. (Foto: ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso)
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Rabu (25/3).

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih melanjutkan koreksi jangka pendek dengan potensi turun ke kisaran 6.745-6.887, sebelum berpeluang menguat ke area 7.176-7.238 pada perdagangan hari ini.

"Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam atau wave (2) pada label merah," ujar Herditya dalam riset hariannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.991, 6.843 dan resistance 7.156, 7.239 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BBYB, EXCL, HRTA, dan MBMA.

Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih melanjutkan tren penurunan dalam jangka pendek dengan target terdekat di area proyeksi teknikalnya. Namun, jika mampu menembus level 7.238, indeks berpeluang berbalik menguat menuju resistance 7.436 pada hari ini.

"IHSG cenderung dapat melanjutkan tren turun untuk mencapai proyeksi Fibonacci 100 persen dari wave (a) sebagai target terdekat wave (c)," ujar Ivan.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.900, 6.744, dan 6.587 dan resistance 7.436, 7.765, dan 8.098 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BBCA, INCO, INDF, ISAT, dan PGAS.

IHSG ditutup di level 7.106 pada perdagangan Selasa (17/3) sore. Indeks saham menguat 84,55 poin atau minus 1,20 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp23,88 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 30,92 miliar saham.

Pada penutupan pekan lalu, 457 saham menguat, 214 terkoreksi, dan 148 stagnan.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

[Gambas:Video CNN]

(del/pta) Add as a preferred
source on Google