Prabowo Pamer Capaian Danantara di Forum Bisnis Indonesia-Jepang
Presiden RI Prabowo Subianto memamerkan pencapaian BPI Danantara dalam mengembalikan aset hingga 300 persen selama satu tahun beroperasi.
Ia menyampaikan itu dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang yang digelar di Imperial Hotel Tokyo, Jepang, Senin (30/3).
"Beberapa di antaranya menghasilkan peningkatan hampir 300 persen dalam pengembalian aset," ujar Prabowo.
Prabowo menyebut hasil awal dari pengelolaan dana kekayaan negara itu menunjukkan perkembangan yang positif.
Ia menekankan pemerintah tidak hanya menawarkan peluang investasi, tetapi juga kemitraan strategis jangka panjang.
Prabowo pun menyampaikan tujuan itulah yang membuat Indonesia mendirikan BPI Danantara guna mengonsolidasikan berbagai aset dan perusahaan milik negara dalam satu manajemen terpadu guna meningkatkan efisiensi dan transparansi.
"Kami menginginkan manajemen yang rasional, praktik terbaik. Kami ingin memberantas korupsi dan penyalahgunaan wewenang, dan hasilnya sangat menjanjikan," ucap dia.
Pada saat yang sama, Prabowo berkomitmen menghadirkan kemitraan investasi yang nyata dan berkelanjutan melalui pendekatan yang praktis serta berorientasi pada hasil.
Ia menegaskan keterbukaan Indonesia terhadap kolaborasi internasional, khususnya dengan Jepang, yang dinilai memiliki keunggulan dalam teknologi, metode, dan pengalaman industri.
Prabowo berpandangan sinergi antara kekuatan tersebut dengan potensi sumber daya dan pertumbuhan Indonesia akan menciptakan hubungan yang saling menguntungkan.
"Itulah mengapa kami sangat terbuka terhadap partisipasi aktif Jepang, teknologi Jepang, pengalaman Jepang, metode Jepang," ujarnya.
(mnf/sfr)