IHSG Diproyeksi Bangkit Hari Ini
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Selasa (31/3).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG berpeluang menguat pada awal perdagangan hari ini, namun masih dibayangi risiko koreksi ke kisaran 6.745-6.887 dengan potensi penguatan lanjutan menuju 7.450-7.779.
"Kami memperkirakan IHSG masih rawan terkoreksi ke 6.745-6.887, namun dalam skenario terbaik berpeluang melanjutkan penguatan ke 7.450-7.779," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 7.022, 6.917 dan resistance 7.302, 7.434 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AGII, ESSA, PTBA, dan TLKM.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham akan menguji resisten 7.129 dengan peluang menguat hingga 7.268 jika mampu menembusnya, namun masih rawan melanjutkan tren turun selama berada di bawah 7.436.
"IHSG akan menguji resisten Fibonacci di 7.129 dan berpotensi naik ke 7.268 jika berhasil menembusnya, namun selama masih di bawah 7.436 maka masih rawan melanjutkan tren turun," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.900, 6.744, dan 6.587 dan resistance 7.179, 7.436, 7.765, dan 8.098 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BBNI, BUMI, CPIN, JPFA, dan PGAS.
IHSG ditutup di level 7.091 pada perdagangan Senin (30/3) sore. Indeks saham melemah 5,38 poin atau minus 0,08 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp14,93 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,10 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 272 saham menguat, 403 terkoreksi, dan 149 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
(del/sfr)