Sederet Jurus RI Hadapi Lonjakan Harga Minyak: WFH hingga Pangkas MBG

CNN Indonesia
Rabu, 01 Apr 2026 10:58 WIB
Pemerintah menyiapkan berbagai mitigasi dan antisipasi dalam menghadapi lonjakan harga minyak dunia imbas dari perang Iran melawan agresi AS dan Israel.
Batasi Beli BBM hingga Pangkas Jatah Penyaluran MBG. (Foto: CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Dorong masyarakat bebiasaan hemat energi

Pemerintah juga menyampaikan sejumlah imbauan umum kepada masyarakat dalam hal efisiensi energi. Masyarakat didorong untuk mulai menerapkan kebiasaan hemat energi dalam aktivitas sehari-hari, baik di rumah maupun di tempat kerja.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk menerapkan mobilitas cerdas dengan memprioritaskan penggunaan transportasi publik. Masyarakat juga diminta tetap melakukan aktivitas produktif seperti biasa untuk menggerakan roda ekonomi.

"Masyarakat diminta tetap produktif, menjalankan roda ekonomi sebagaimana biasa," tekannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Optimalisasi belanja kementerian/lembaga

Pemerintah juga melakukan langkah strategis dalam pengelolaan keuangan negara, melalui prioritasisasi dan refocusing belanja Kementerian dan Lembaga. Hal ini dilakukan dari belanja yang kurang prioritas, seperti perjalanan dinas, rapat, belanja non operasional, dan kegiatan seremonial.

"Ini menuju belanja yang lebih produktif dan berdampak langsung kepada masyarakat, termasuk rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera," kata Airlangga.

Airlangga memperkirakan potensi prioritasisasi dan refocusing anggaran Kementerian dan Lembaga dalam rentang Rp121,2 triliun hingga Rp130,2 triliun.

"Potensi prioritasisasi dan refocusing anggaran kementerian dan lembaga ini dalam range Rp121,2 triliun hingga Rp130,2 triliun," tambahnya.

Penerapan kebijakan B50

Pemerintah akan menerapkan kebijakan biodiesel B50 mulai 1 Juli 2026 yang berpotensi mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) berbasis fosil sebanyak 4 juta kiloliter.

Selain itu, Airlangga menyebutkan penghematan dari fosil dan subsidi biodiesel diperkirakan mencapai Rp48 triliun.

"Dan ini dalam satu tahun, tentu ini dalam 6 bulan, ada penghematan dari fosil, ada penghematan subsidi daripada biodiesel yang diperkirakan nilainya Rp48 triliun," terang Airlangga.

Batasi beli BBM 50 liter per hari

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendorong masyarakat bijak saat membeli Bahan Bakar Minyak (BBM). Menurut dia, satu mobil pribadi cukup diisi 50 liter per hari.

Adapun pengaturan mengenai 50 liter per hari ini akan memanfaatkan fitur barcode yang ada di MyPertamina.

"Dalam pandangan kami sebagai mantan sopir angkot, wajar dan bijak itu kalau isi mobil satu hari 50 liter itu tanki sudah penuh satu hari. Kita akan mendorong ke sana," ujar Bahlil

Menurut Bahlil, di saat-saat seperti ini pemerintah membutuhkan kerja sama dengan masyarakat. Salah satunya, warga bisa mendukung dengan mengisi BBM secara bijak.

Sementara itu, untuk angkutan umum, Ketua Umum Partai Golkar itu mengatakan tidak akan ada pembatasan pengisian BBM sebesar 50 liter.

"Untuk 50 liter per mobil tidak berlaku untuk angkutan trayek, angkutan umum bus. Pasti lebih dari itu. Standar saja," ujar Bahlil.

MBG Jadi 5 hari sepekan

Pemerintah sedang mengoptimalkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satunya dengan mengatur penyalurannya menjadi lima hari dalam sepekan.

"Pemerintah mendorong optimalisasi daripada program makan bergizi gratis. Ini diarahkan untuk penyediaan makanan segar selama 5 hari dalam seminggu," ujar Airlangga.

Ia mengatakan, ada pengecualian penyaluran MBG untuk asrama, daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), dan daerah dengan tingkat stunting tinggi.

Potensi penghematan anggaran dari rangkaian optimalisasi ini disebut Airlangga dapat mencapai Rp20 triliun.

(fln/pta) Add as a preferred
source on Google

HALAMAN:
1 2