Malaysia Terapkan WFH Bagi PNS Demi Hemat Energi

CNN Indonesia
Kamis, 02 Apr 2026 12:43 WIB
Pemerintah Malaysia menerapkan kebijakan WFH bagi PNS mulai 15 April 2026 dalam rangka menekan biaya energi di tengah gejolak harga minyak dunia. (Foto: REUTERS/Chalinee Thirasupa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Malaysia menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi pegawai pemerintah alias PNS mulai 15 April 2026.

Skema kerja fleksibel bagi PNS itu sebagai upaya negara tersebut untuk menekan biaya energi di tengah melonjaknya harga bahan bakar akibat konflik di Timur Tengah.

Kebijakan WFH tersebut akan berlaku mulai 15 April bagi pegawai di kementerian, lembaga pemerintah, serta perusahaan yang terkait dengan negara. Rincian lebih lanjut mengenai kebijakan WFH tersebut akan diumumkan kemudian.

"Tujuannya adalah untuk mengurangi konsumsi bahan bakar dan memastikan keberlanjutan pasokan energi," kata Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dalam pernyataan, Rabu (1/4) dikutip Reuters.

Anwar menjelaskan upaya perusahaan minyak negara Petronas dan pihak lain sedang dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan bahan bakar dan listrik nasional.

Ia menegaskan pemerintah juga akan memperketat penegakan hukum terhadap mereka yang menyebarkan informasi palsu tentang krisis energi secara daring.

Malaysia menghabiskan hampir US$1 miliar atau setara Rp17 triliun (asumsi kurs Rp17.000 per dolar) per bulan untuk subsidi energi, guna menjaga harga eceran di masyarakat tetap rendah.

Secara terpisah, Kementerian Keuangan Malaysia mengumumkan kenaikan mingguan keempat berturut-turut untuk harga solar non-subsidi, meskipun bahan bakar transportasi lainnya, seperti bensin RON97 mengalami penurunan biaya yang sedikit.

(fln/pta)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK